Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Populasi Orangutan Sumatra di TNGL Bertambah, Pesek Lahirkan Bayi Ketujuh

Mistar.idKamis, 26 Maret 2026 11.55
AN
BD
populasi_orangutan_sumatra_di_tngl_bertambah_pesek_lahirkan_bayi_ketujuh

Induk orangutan bernama Pesek terpantau sedang menggendong bayi yang baru dilahirkannya. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Kabar menggembirakan datang dari kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Seekor induk orangutan Sumatra bernama Pesek dilaporkan melahirkan anak ketujuhnya di TNGL.

Peristiwa kelahiran tersebut terpantau oleh petugas Balai Besar TNGL melalui Resor Bukit Lawang, tepatnya di Jalur Trail 1, posisi Kayu Putih. Berdasarkan hasil pengecekan awal di lapangan, Kamis (26/3/2026), kondisi induk dan bayinya dalam keadaan sehat.

Pesek merupakan orangutan betina hasil rehabilitasi yang kini hidup liar di habitat alaminya. Ia pertama kali masuk ke pusat rehabilitasi pada tahun 1993, saat berusia sekitar 5 tahun, setelah diserahkan oleh masyarakat dari wilayah Binjai.

Kini, di usia yang diperkirakan mencapai 38 tahun, Pesek telah melahirkan tujuh kali, antara lain April (1997), Hirim (2001, meninggal 2002), Alam (2004), Wati (2006), Valentino (2013), Pandemik (2020), dan bayi terbaru yang lahir pada 24 Maret 2026 yang hingga kini belum diberi nama serta belum diketahui jenis kelaminnya.

Petugas TNGL bersama mitra konservasi Orangutan Information Centre (OIC) akan terus melakukan pemantauan lanjutan guna memastikan perkembangan serta keselamatan induk dan anak di habitat alaminya.

Kelahiran ini menjadi indikator penting keberhasilan program rehabilitasi dan pelepasliaran orangutan, sekaligus menunjukkan bahwa ekosistem hutan di kawasan TNGL masih mampu mendukung keberlangsungan hidup satwa dilindungi tersebut. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN