Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih Penghubung Dua Desa di Langkat Dimulai

Mistar.idKamis, 4 Juni 2026 18.37
journalist-avatar-top
BD
pembangunan_jembatan_gantung_merah_putih_penghubung_dua_desa_di_langkat_dimulai

Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih di Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Proses pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih yang menghubungkan Desa Panco Warno, Kecamatan Salapian, dengan Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, resmi dimulai, Kamis (4/6/2026).

Jembatan tersebut dibangun sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Salapian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 05/Salapian Kapten Arh Iroma Arahaf, Camat Salapian Ramlan Tarigan, Kepala Desa Panco Warno Berma Edininta Ginting, Kepala Desa Besadi Bengis Sembiring, tokoh masyarakat, serta perangkat desa dari kedua wilayah.

Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat melalui swadaya.

Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mengatasi kendala akses transportasi yang selama ini dihadapi warga kedua desa.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang 57 meter dan lebar 1,7 meter. Selain berfungsi sebagai sarana penghubung, jembatan tersebut juga menjadi simbol semangat gotong royong serta harapan baru bagi masyarakat pedesaan.

“Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mempermudah berbagai aktivitas masyarakat. Kami berharap akses ini dapat memperlancar transportasi, mempercepat urusan administrasi, serta mendongkrak perekonomian warga,” ujar Camat Salapian, Ramlan Tarigan.

Selama ini masyarakat harus menempuh jalur yang lebih jauh dan menghadapi berbagai hambatan medan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari maupun mengangkut hasil pertanian.

Dengan adanya jembatan tersebut, waktu tempuh antarwilayah diperkirakan akan berkurang sehingga mobilitas warga menjadi lebih cepat dan efisien.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam kegiatan peletakan batu pertama. Warga menyambut baik pembangunan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk ikut menjaga serta merawat jembatan setelah selesai dibangun.

Ke depan, Jembatan Gantung Merah Putih diharapkan menjadi infrastruktur vital yang memperkuat hubungan sosial antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Panco Warno dan Desa Besadi.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN