Pembangunan Jembatan Bailey Langkat Selesai, Akses Desa Besilam dan Banjaran Raya Pulih

Proses pembangunan jembatan Bailey Langkat (foto: Istimewa/Mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Kepala Penerangan Angkatan Darat Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Asrul Harahap, mengatakan bahwa pada Kamis, 22 Januari 2026, Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/BB telah merampungkan pembangunan Jembatan Bailey di Langkat.
Menurut Asrul, jembatan ini merupakan salah satu akses yang sangat vital, karena menjadi penghubung antara Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dengan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
“Pembangunan dilakukan setiap hari, dari pagi hingga sore, dengan melibatkan personel TNI dari Yonzipur 1/DD, Yonzikon 14/SWS, Yonzipur 11/DW, serta didukung Babinsa Koramil 07/Stabat Kodim 0203/Langkat,” ujar Asrul, Sabtu (24/1/2026).
Dalam pembangunan jembatan ini, Satgas Gulbencal Kodam I/BB juga menurunkan berbagai materiil dan kendaraan, antara lain dump truck, kendaraan dinas, crane, Yap crane, long cargo, serta material Jembatan Bailey tipe 2-1.
Asrul menjelaskan, Jembatan Bailey memiliki panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter. Jembatan ini dilengkapi papan lantai, balok pengapit, dan plat lantai, serta dilakukan pengecatan rangka dengan warna merah-putih. Pada tahap akhir, personel fokus pada pemasangan balok pengapit dan plat papan lantai, dilanjutkan pengecatan panel kanan dan kiri jembatan serta pengelasan lantai plat.
“Terbaru, pada Kamis sore, pembangunan Jembatan Bailey Besilam–Banjaran Raya dinyatakan selesai 100 persen dan siap digunakan untuk mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan kedua desa,” terang Asrul.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemulihan akses transportasi dan aktivitas warga pascabencana.
Kolonel Asrul memastikan bahwa melalui Satgas Gulbencal, Kodam I/BB akan terus hadir memberikan dukungan nyata guna memastikan konektivitas antarwilayah dan roda perekonomian kembali berjalan normal, sehingga kehidupan masyarakat dapat pulih seperti sedia kala.
Diketahui, Jembatan Bailey Langkat roboh akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025. Kerusakan jembatan tersebut membuat Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, sulit diakses secara normal.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















