Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey di Langkat, Danrem 022/PT Pastikan Progres Capai 90 Persen

Mistar.idRabu, 21 Januari 2026 17.26
journalist-avatar-top
BD
tinjau_pembangunan_jembatan_bailey_di_langkat_danrem_022pt_pastikan_progres_capai_90_persen

Danrem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Sandi Kamidianto saat meninjau langsung pembangunan Jembatan Bailey di Langkat. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Sandi Kamidianto meninjau langsung pembangunan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dengan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Rabu (21/1/2026).

Jembatan tersebut berada di Dusun IX Indah Sari dan merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat antar kecamatan. Dalam peninjauan tersebut, Danrem memastikan progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 90 persen.

Jembatan Bailey yang dibangun memiliki tipe 2-1 dengan panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter. Secara fisik, pengerjaan hampir rampung dan dalam waktu dekat ditargetkan sudah dapat digunakan oleh masyarakat.

Danrem 022/PT menyampaikan pembangunan jembatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait guna mempercepat pemulihan dan peningkatan akses transportasi warga.

Ia menegaskan pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan standar konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kunjungan Danrem disambut Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala bersama Forkopimca Wampu. Selain meninjau fisik jembatan, Danrem juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung aspirasi dan harapan masyarakat terhadap keberadaan jembatan tersebut.

Turut hadir mendampingi Danrem dalam kegiatan itu antara lain Kasiter Kasrem 022/PT Letkol Arm M Marzuq Ashidiqi, Danki Bantuan Yonzipur 1/DD Kapten Czi M Fajar Arismunandar, Camat Wampu M Arif Nas Syahputra, Kepala Desa Besilam Bukit Lembasa Susilawati Br Sbr, perwakilan PTPN IV, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN