Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pelajar SMA Gantung Diri di Samosir, Dinas Pendidikan Evaluasi Internal

Mistar.idSelasa, 31 Maret 2026 pukul 14.42 WIB
pelajar_sma_gantung_diri_di_samosir_dinas_pendidikan_evaluasi_internal

Cabdis Wilayah VIII Dinas Pendidikan Sumatera Utara bersama keluarga besar SMA Negeri 1 Simanindo menyampaikan belasungkawa di rumah duka korban di Desa Huta Ginjang, Samosir. (Foto: Pangihutan/Mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID

Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui Cabang Dinas (Cabdis) Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) Wilayah VIII menyebutkan segera melakukan evaluasi internal terkait pendampingan siswa di lingkungan sekolah.

Selain itu, peran guru bimbingan konseling (BK) juga akan diperkuat saat mendeteksi kondisi psikologis peserta didik.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga perhatian terhadap kondisi sosial dan mental siswa. Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Kepala Cabdis Wilayah VIII, Jhon Suhartono Purba, Selasa (31/3/2026), saat mengunjungi rumah duka.

Berdasarkan hasil klarifikasi Cabdis dengan pihak sekolah, tidak ditemukan adanya permasalahan akademik maupun administrasi yang membebani korban selama bersekolah.

Hal serupa juga disampaikan keluarga korban yang menyebut tidak ada persoalan di lingkungan sekolah yang menjadi tekanan bagi korban.

Jhon menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi pelajar, termasuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja laki-laki, Putra Junius Sidabutar, 15 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar mandi rumahnya di Huta Ginjang, Dusun I, Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN