Menyamar Jadi Warga, Kapolres Batu Bara Uji Respons Cepat Layanan Call Centre 110

Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan memberi arahan kepada personel Satlantas terkait layanan Call Centre 110. (Foto: Humas Polres Batu Bara/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID
Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan menyamar sebagai seorang warga dengan nama Bowo untuk menguji respons cepat personel layanan Call Centre 110 Polres Batu Bara, Jumat (8/5/2026).
Saat melapor lewat Call Centre, Doly melaporkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalinsum Medan-Kisaran tepatnya di depan kantor BPS di Lima Puluh.
Usai menerima laporan kecelakaan lalu lintas dari personel layanan Call Centre, personel Satlantas Polres Batu Bara langsung meluncur menuju lokasi sesuai informasi.
Namun setibanya di lokasi, bukannya menemukan kecelakaan lalu lintas, personel justru mendapati Kapolres Batu Bara bersama para pejabat utama (PJU) Polres Batu Bara.
Kepada personel Satlantas yang datang ke lokasi, Doly mengatakan laporan yang dibuatnya dengan mengatasnamakan Bowo bertujuan untuk menguji respons cepat layanan Call Centre 110 Polres Batu Bara.
"Meski begitu, dengan jarak sedekat ini waktu tiba personel Satlantas selama 3 menit saya kira sudah terlalu lama. Seharusnya dalam 2 menit sudah tiba," tegas Doly.
Sebelumnya, di Mako Polres Batu Bara, Doly memimpin simulasi standar operasional prosedur (SOP) respons cepat dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Centre 110.
"Simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada personel mengenai standar operasional prosedur (SOP) respons cepat dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Centre 110," ujar Doly.
Ia berharap melalui simulasi ini, seluruh personel semakin memahami mekanisme pelayanan cepat terhadap masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas dan kecepatan dalam merespons setiap laporan yang masuk.
"Saya tegaskan kegiatan latihan ini merupakan bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap kesiapan personel guna mewujudkan pelayanan Polri yang profesional, presisi, dan responsif kepada masyarakat," tandas Doly. (hm25)



















