Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Menteri PPPA Tinjau Trauma Healing Anak Korban Banjir di Langkat

Mistar.idMinggu, 4 Januari 2026 10.27
AN
EJ
menteri_pppa_tinjau_trauma_healing_anak_korban_banjir_di_langkat

Seorang anak korban banjir di Langkat memberi hormat kepada Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, saat meninjau kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak banjir di Jalan Alur Pakis, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Langkat. (Foto: Dokumentasi Kominfo Langkat)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, meninjau kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak banjir di Jalan Alur Pakis, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sabtu (3/1/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat dan daerah terhadap pemulihan psikososial anak-anak dan perempuan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau langsung lokasi trauma healing yang dipusatkan di Masjid Nurul Ikhwana, tempat berkumpulnya ratusan anak terdampak banjir.

Menteri PPPA bersama Wakil Bupati Langkat, Tiorita Surbakti, tampak menyapa anak-anak dan kaum perempuan yang hadir. Kegiatan trauma healing diisi dengan bernyanyi bersama serta pertunjukan boneka tangan “Si Kribo” yang dibawakan oleh Kak Indri, dengan tujuan memberikan semangat, rasa aman, dan kebahagiaan kepada anak-anak korban bencana.

Mewakili Bupati Langkat, Wakil Bupati Tiorita Br. Surbakti, menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Menteri PPPA yang telah meluangkan waktu berkunjung langsung ke Kabupaten Langkat. Ia mengatakan kehadiran Menteri menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak dan masyarakat terdampak banjir.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan kehadiran pemerintah tidak hanya bersifat sementara, melainkan diharapkan dapat terus mendampingi anak-anak agar tetap semangat dan bahagia dalam menghadapi kondisi yang mereka alami saat ini.

“Anak-anak adalah generasi masa depan Indonesia. Mereka harus terus didukung agar tetap rajin belajar dan berani bermimpi untuk menggapai cita-cita,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri PPPA juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan tumbuh kembang anak, termasuk dalam penggunaan telepon genggam.

Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak tepat dapat berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Ia juga menyinggung perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap anak-anak melalui berbagai program, seperti pemberian makanan bergizi dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Menteri PPPA bersama Wakil Bupati Langkat turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako, alat tulis, bingkisan makanan, serta kebutuhan lainnya kepada anak-anak dan masyarakat terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Langkat juga menyerahkan bantuan berupa kidsware sebanyak 40 paket.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap proses pemulihan psikologis anak-anak pascabencana dapat berjalan dengan baik sehingga mereka kembali tumbuh ceria, sehat, dan optimistis menatap masa depan. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN