Monday, July 6, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kunjungan Wisman ke Sumut Tumbuh Positif pada April 2026, Malaysia Masih Mendominasi

Mistar.idSenin, 6 Juli 2026 pukul 19.51 WIB
kunjungan_wisman_ke_sumut_tumbuh_positif_pada_april_2026_malaysia_masih_mendominasi

Wisatawan mancanegara saat berjalan melintasi area terminal kedatangan internasional. (foto:tempo/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (6/7/2026) — Pada April 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 24.815 kunjungan atau mengalami kenaikan secara bulanan maupun tahunan.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, mengungkapkan bahwa angka tersebut sejalan dengan tren pariwisata nasional yang menunjukkan pemulihan.

“April 2026, jumlah wisman naik 0,87 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara tahunan, wisman juga naik sebesar 24,40 persen dibanding April 2025,” katanya, Senin (6/7/2026).

Secara kumulatif, kunjungan wisman ke Sumut periode Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 96.849 kunjungan, atau naik 16,37 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Negara tetangga masih menjadi penyumbang wisatawan terbesar di Sumut. Sebanyak 73,40 persen dari total kedatangan wisman disumbang oleh sepuluh negara pasar utama.

“Sepuluh negara tersebut yaitu Malaysia 51,43 persen sebagai penyumbang terbesar, Singapura 5,10 persen, Tiongkok 4,36 persen, Belanda 2,37 persen, Prancis 2 persen, kemudian Jerman 1,94 persen, Inggris Raya 1,72 persen, Australia 1,70 persen, Thailand 1,43 persen, dan Amerika Serikat 1,35 persen,” ucapnya.

Lonjakan kunjungan bulanan tertinggi berasal dari wisatawan Eropa dan Thailand. Kunjungan wisatawan dari Belanda naik hingga 132,02 persen, Prancis 127,52 persen, dan Thailand 95,05 persen.

Peningkatan kunjungan wisman turut berdampak pada tingkat okupansi hotel berbintang. BPS Sumut mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 mencapai rata-rata 42,01 persen, naik dari 41,58 persen pada bulan sebelumnya.

TPK tertinggi terjadi pada hotel bintang 5 dengan 58,41 persen, sedangkan TPK terendah pada hotel bintang 1 sebesar 26,05 persen.

Namun, hotel nonbintang justru mengalami penurunan sebesar 2,87 poin menjadi 23,51 persen dibanding bulan sebelumnya. Jika digabung, rata-rata TPK hotel di Sumut pada April 2026 tercatat sebesar 30,13 persen atau turun 1,69 persen secara bulanan.

Rata-rata lama menginap tamu secara agregat di hotel berbintang selama April 2026 mencapai 1,35 malam atau naik 0,05 poin dari bulan sebelumnya.

“Untuk tamu asing, rata-rata menginap 1,52 malam atau turun 0,25 poin secara bulanan, tetapi naik 0,11 poin secara tahunan. Sedangkan tamu domestik rata-rata menginap 1,33 malam atau naik 0,06 poin secara bulanan,” ujarnya.

Asim menambahkan, akomodasi favorit dengan durasi menginap terlama adalah hotel bintang 4 dengan rata-rata 1,53 malam. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN