Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Ijeck Dorong Taput Miliki Perda Rencana Induk Pembangunan Daerah hingga 2045

Mistar.idRabu, 3 Juni 2026 pukul 17.23 WIB
ijeck_dorong_taput_miliki_perda_rencana_induk_pembangunan_daerah_hingga_2045

Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, kedua dari kiri. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Taput, MISTAR.ID

Anggota DPR RI, Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, menekankan perlunya Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Induk Pembangunan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2027–2045.

"Pemerintah pusat harus memastikan adanya Perda tentang rencana pembangunan daerah. Inovasi inilah yang sedang kita upayakan bersama-sama. Saya sangat mendukung inovasi ini dan siap menjembatani Pemkab Tapanuli Utara dengan berbagai kementerian. Inovasi seperti ini berkemungkinan akan diadopsi oleh daerah lain," ucap Ijeck.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2027–2045 yang berlangsung di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Rabu (3/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Hutabarat.

Kepala Bappelitbangda Tapanuli Utara, Kartini Nahampun, dalam laporannya menyampaikan bahwa narasumber utama (keynote speaker) pada FGD tersebut di antaranya Sabam Rajagukguk, Anggota Komisi I DPR RI; Musa Rajekshah, Anggota Komisi I DPR RI; Ir. Restuardy Daud, M.Sc., Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri; Irjen Pol. Wahyu Bintono Haribawono, S.I.K., S.H., M.H., Staf Khusus Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Posko Nasional Satgas PRR Sumatera Kemendagri; serta Dr. Adenan Rasyid, S.T., M.T., Kepala BPIW Kementerian Pekerjaan Umum RI.

FGD tersebut dipandu oleh Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min., IPU., ASEAN Eng., Guru Besar UTA'45 Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum RI.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapanuli Utara memaparkan tiga program unggulan daerah, yakni sentra pertanian modern, peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, serta pariwisata berkelanjutan.

Ia juga menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Tapanuli Utara beserta berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pembangunan daerah.

"Kami mengajak para pelaku industri untuk turut berinvestasi di Tapanuli Utara. Anggaran daerah kami sangat terbatas. Harapan kami ke depannya, Tapanuli Utara akan memperoleh berbagai dukungan anggaran dari pemerintah pusat," ujarnya sebelum secara resmi membuka FGD.

Sementara itu, Sabam Rajagukguk menyampaikan arah program pembangunan nasional hingga tahun 2029 yang mengacu pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Pemerintah daerah harus menyelaraskan visi dan misinya dengan pemerintah pusat sehingga terjalin kolaborasi seluruh komponen. Mari bergerak cepat, kita pastikan data dan proposalnya. Saya siap mengawal hingga ke kementerian," ungkap Sabam Rajagukguk.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc., menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri terkait landasan hukum dan konsepsi penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan komprehensif.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tapanuli Utara bersama para perwakilan undangan juga melaksanakan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Rencana Induk Pembangunan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2027–2045. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN