Gubernur Bobby Pastikan Percepatan Rekonstruksi Pascabencana di Tapteng

Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Bupati Masinton Pasaribu saat mengunjungi lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapteng. (foto: feliks/mistar)
Selain meninjau kondisi pembangunan sabo dam dan tanggul Sungai Badiri, Gubsu juga meninjau progres pembangunan Jembatan Bailey yang dikerjakan oleh TNI. Sejumlah material besi terlihat telah disiapkan di lokasi.
Ia berharap pembangunan tanggul dan jembatan dapat berjalan beriringan demi mendukung mobilitas warga, terutama menuju lahan pertanian.
Kunjungan ke Tukka
Selanjutnya, Gubernur Bobby, Bupati Masinton dan rombongan bergerak ke Kecamatan Tukka, wilayah lain yang juga terdampak parah akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor November 2025 lalu.
Kendati kondisi cuaca badai disertai hujan deras, mereka tetap memantau pembangunan sabo dam dan tanggul Sungai Aek Pintu Bosi Hutanabolon, Kecamatan Tukka.

Rombongan saat memantau pembangunan sabo dam dan tanggul Sungai Aek Pintu Bosi Hutanabolon, Kecamatan Tukka. (foto: feliks/mistar)
Baca Juga: Bobby Nasution Bongkar Penyebab Huntara Tapteng Lambat: Validasi Data dan SK Jadi Kendala
Bobby mengatakan meski pengerjaannya sempat terhambat karena pembebasan lahan, ia menekankan pengerjaan terus dipercepat agar pembangunan sabo dam dapat selesai secepatnya.
"Sabo dam ini berfungsi untuk mengendalikan aliran air dan material dari hulu, sekaligus meminimalisir resiko banjir bandang," ucapnya.
Di sela-sela kunjungan itu, Bobby didampingi Masinton terlihat marah-marah ke Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung.
Di tengah guyuran hujan deras, Camat Tukka sempat beradu argumen dengan Gubsu soal keadaan warga yang membangun hunian sementara di depan eks posko pengungsian Hutanabolon.
Ia membentak Camat Tukka karena dinilai tidak sigap menangani warga terdampak. "Daerah kau paling lambat, tau kau. Warga kau sudah teriak-teriak, bukan teriak ke kau aja. Kau ngurus ini saja nggak bisa," kata Bobby.
Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung menjawab pernyataan Bobby Nasution yang menegaskan bahwa bantuan untuk warga Tukka sudah berjalan optimal. "Ini Pak, bantuan sudah jalan. Saya kan gak dapat perintah dari sini, Pak. Saya sudah kasih," ucapnya.
Menanggapi itu, Bobby mengaku kecewa karena berbagai keluhan warga belum mendapat respons optimal dari pihak kecamatan dan mengancam akan menarik anggaran karena progres penanganan pascabencana dinilai berjalan lambat.
"Kami sudah berapa kali ke sini. Sudah saya sampaikan, ini harus jalan. Kalau gak ini uangnya bantuan, gak kami kasih ke kau. Kalau tidak mampu biar saya tarik semua anggaran. Di sini paling lambat kerjanya," ujarnya.






















