Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

DPRD Sumut Dukung Langkah Tegas Bobby Nasution Perangi Narkoba di Sumut

Mistar.idSabtu, 11 April 2026 pukul 12.02 WIB
dprd_sumut_dukung_langkah_tegas_bobby_nasution_perangi_narkoba_di_sumut

Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution. (foto:ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas yang diambil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumut.

Menurut Irham, tindakan yang dilakukan gubernur merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menekan peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan.

“Upaya preventif dan ketegasan terhadap pelanggaran penyalahgunaan narkoba harus diterapkan oleh seluruh pihak. Apa yang dilakukan gubernur adalah wujud tanggung jawab beliau dalam menyatakan perang terhadap narkoba di Sumatera Utara,” ujarnya kepada Mistar, Sabtu (11/4/2026).

Politisi Golkar itu turut menyoroti kondisi Sumut yang selama lima tahun terakhir berada pada posisi teratas dalam kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Hal tersebut, kata Irham, menjadi alarm serius yang membutuhkan tindakan luar biasa dari semua pihak.

“Kita sudah melihat secara langsung selama lima tahun berturut-turut kita berada pada posisi teratas penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Ini merupakan alarm yang sangat memprihatinkan kita semuanya,” katanya.

Ia menegaskan, langkah yang dilakukan Bobby Nasution harus dipandang sebagai wujud kepemimpinan langsung dalam pencegahan dan penanggulangan narkoba, serta perlu didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Ini sangat memprihatinkan. Karena itu, langkah gubernur harus dipandang sebagai bentuk kepemimpinan langsung dalam pencegahan dan penanggulangan narkoba, dan tentu kita harus dukung penuh serta berharap tindakan tegas seperti itu diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan lainnya,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara langkah pencegahan yang dilakukan pemerintah dengan tindakan pemberantasan oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, upaya pencegahan saja tidak cukup jika tidak diiringi penindakan tegas terhadap jaringan peredaran narkoba.

“Harus seiring sejalan. Tidak mungkin hanya pencegahan dilakukan, sementara para bandar dan bandit narkoba masih bebas menyuplai narkoba ke masyarakat, bahkan sudah menyasar anak-anak di lingkungan sekolah,” ucapnya.

Ia menilai langkah tersebut harus dimaknai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara.

“Ini langkah positif. Kita berharap seluruh pemangku kepentingan ikut bergerak bersama dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di Sumut,” kata mantan Ketua LBH Medan itu.

Pernyataan tersebut sekaligus menanggapi insiden yang melibatkan seorang oknum yang diduga sebagai sopir dari salah satu direktur utama BUMD Sumut, yang menunjukkan bahwa peredaran narkoba telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Diketahui, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menuai perhatian setelah melakukan tindakan tegas dengan menampar seorang oknum yang diduga sopir Dirut BUMD yang sedang di bawah pengaruh narkoba saat menghadiri acara penyerahan tali asih kepada atlet peraih medali SEA Games 2025 di Kantor KONI Sumut, Jumat (10/4/2026) lalu. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN