DPR RI Optimis Penyelenggaraan Haji 2026 di Asrama Haji Medan Siap

Reses Komisi VIII DPR RI dengan Kanwil Kementerian Haji Sumut. (foto: Humas Kemenhaj Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Anggota Komisi VIII DPR RI, M. Husni, menyatakan optimisme terhadap kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 usai melakukan kunjungan kerja reses ke Asrama Haji Medan, Sabtu (21/2/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda reses Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial, penanggulangan bencana, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Kita sudah melihat langsung fasilitas kamar mandi, tempat makan, serta kesiapan dalam menyambut calon jemaah haji, termasuk lansia. Pada prinsipnya, Asrama Haji Medan sudah tidak mempunyai permasalahan apa pun dan siap,” ujar Husni.
Terkait insiden kebakaran yang sempat terjadi di lingkungan asrama, Husni memastikan seluruh kerusakan telah diperbaiki. “Sudah tidak ada masalah lagi, baik gedung, kelistrikan, maupun kenyamanan calon jemaah haji yang akan berangkat tahun 2026 ini,” katanya.
Ia juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam masa transisi penyelenggaraan haji ke Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Menurut Husni, secara umum petugas haji masih berasal dari jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut, sehingga tidak ada kendala berarti.
“Secara nasional, petugas haji dilatih secara intensif agar siap melayani jemaah pada 2026. Semua petugas betul-betul dilatih, siap dari sisi ilmu, fisik, dan mental,” ucap Husni.
Dengan persiapan tersebut, para calon jemaah haji dipastikan akan ditangani dengan baik. Husni optimis penyelenggaraan haji 2026 akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sumut, H. Zulkifli Sitorus, menyampaikan bahwa tingkat pelunasan biaya haji telah melampaui target, yakni 102,97 persen. “Artinya ada cadangan sekitar 2,97 persen yang siap menggantikan jika ada jemaah meninggal atau menunda keberangkatan," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh dokumen dan paspor jemaah telah dikirim ke pusat untuk proses visa dan diharapkan rampung pada bulan Maret. “Apalagi batas Arab Saudi memberikan visa untuk jemaah haji seluruh dunia adalah satu Syawal,” katanya. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















