Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Cuaca Ekstrem Ancam Sumut Sepekan ke Depan, BBMKG Minta Warga Waspada

Mistar.idSelasa, 19 Mei 2026 pukul 20.22 WIB
cuaca_ekstrem_ancam_sumut_sepekan_ke_depan_bbmkg_minta_warga_waspada

Ilustrasi cuaca hujan disertai petir. (foto:pixabay/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyampaikan prospek cuaca di Sumatera Utara (Sumut) selama sepekan, terhitung sejak 18 hingga 25 Mei 2026.

Menurut BBMKG, selama sepekan ke depan cuaca di sejumlah wilayah di Sumut diperkirakan dilanda hujan disertai petir dan angin kencang akibat sirkulasi siklonik yang diprediksi masih terbentuk di Samudra Hindia bagian barat Sumatera.

“Keberadaan sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang di sekitar pusat sirkulasi siklonik tersebut. Sepekan ke depan, dinamika atmosfer di Sumut dipengaruhi beberapa fenomena gelombang tropis,” kata Ketua Tim Sistem Peringatan Dini BBMKG Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, dalam siaran pers yang diterima Mistar, Selasa (19/5/2026).

Martha menjelaskan, pada skala lokal, kondisi labilitas atmosfer terpantau cukup kuat di Sumut yang memperkuat konvektivitas dan memicu pembentukan awan hujan pada sore hingga malam hari.

“Kombinasi peningkatan suplai uap air, aktivitas gelombang tropis, pola belokan dan perlambatan angin, serta kondisi lokal turut berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumut,” ujarnya.

Ia melanjutkan, cuaca di Sumut didominasi hujan ringan hingga sangat lebat selama sepekan dan perlu diwaspadai peningkatan hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang di Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, Batu Bara, Simalungun, Toba, Samosir, Pakpak Bharat, Karo, dan Humbang Hasundutan.

“Kemudian, kabupaten/kota lainnya yang berpotensi turut terdampak cuaca ekstrem tersebut adalah Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Padang Lawas, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, serta Kota Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, dan Gunungsitoli,” kata Martha.

Masyarakat dan para pemangku kepentingan diimbau BBMKG untuk senantiasa waspada dan melakukan upaya mitigasi terhadap potensi bencana alam yang timbul akibat cuaca ekstrem tersebut. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN