Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
SUMUT

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Sumut Malam Ini, Medan hingga Danau Toba Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Mistar.idKamis, 7 Mei 2026 pukul 21.27 WIB
bmkg_keluarkan_peringatan_dini_cuaca_sumut_malam_ini_medan_hingga_danau_toba_berpotensi_diguyur_hujan_lebat

Ilustrasi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Sumut Malam Ini, Medan hingga Danau Toba Berpotensi Diguyur Hujan Lebat. (foto:bmkg/boboid/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 7 Mei 2026 malam.

Dalam laporan yang dirilis pukul 21.00 WIB, BMKG menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai pukul 21.30 WIB dan dapat disertai kilat, petir serta angin kencang.

Wilayah yang terdampak cukup luas, mulai dari kawasan pantai barat Sumatera Utara, dataran tinggi Bukit Barisan, kawasan Danau Toba hingga daerah perkotaan seperti Kota Medan dan Binjai.

Beberapa daerah yang masuk zona awal peringatan antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Toba, Labuhanbatu Utara serta sejumlah wilayah di Kepulauan Nias.

BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca ekstrem tersebut berpotensi meluas ke banyak daerah lain, termasuk kawasan Perairan Danau Toba, Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Mandailing Natal hingga sejumlah kecamatan di Kota Medan.

Fenomena ini menunjukkan kondisi atmosfer di Sumatera Utara sedang sangat aktif. Sebaran wilayah yang terdampak tidak hanya terfokus di satu kawasan, melainkan membentuk jalur hujan panjang dari pesisir barat hingga pantai timur Sumut.

Kondisi seperti ini umumnya dipicu tingginya kelembapan udara, pertumbuhan awan cumulonimbus yang cepat serta faktor topografi pegunungan Bukit Barisan yang memperkuat pembentukan hujan.

Menariknya, kawasan Danau Toba juga masuk dalam wilayah yang perlu diwaspadai. Tidak semua peringatan dini BMKG menyebut kawasan perairan secara khusus, namun kali ini Danau Toba diperkirakan mengalami hujan lebat disertai angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran dan wisata malam.

Sementara itu, Kota Medan dan Binjai masuk dalam potensi perluasan hujan ekstrem. Artinya, awan hujan diperkirakan bergerak cepat menuju kawasan perkotaan pada malam hingga dini hari.

Bagi wilayah perkotaan, ancaman terbesar bukan hanya hujan deras, tetapi juga genangan mendadak, pohon tumbang dan kemacetan akibat drainase yang tidak mampu menampung debit air tinggi dalam waktu singkat.

Kepulauan Nias juga menjadi salah satu wilayah dengan cakupan terdampak paling luas. Hampir seluruh kawasan Nias, Nias Selatan, Nias Utara hingga Nias Barat masuk dalam daftar peringatan dini BMKG malam ini.

Hal tersebut menunjukkan adanya suplai uap air cukup besar dari Samudera Hindia yang mendorong pembentukan awan hujan di wilayah barat Sumatera Utara.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, pohon tumbang serta gangguan perjalanan akibat cuaca buruk.

Warga yang tinggal di daerah lereng perbukitan dan kawasan rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam durasi cukup lama.

Selain itu, masyarakat juga diimbau mengurangi perjalanan malam apabila tidak mendesak dan menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir dan angin kencang terjadi.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 00.30 WIB.

(bmkg/ai/hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN