Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
SUMUT

80 Tahun Indonesia Merdeka Warga Desa Satahi Nauli Akhirnya Nikmati Listrik

Mistar.idJumat, 8 Mei 2026 pukul 09.47 WIB
80_tahun_indonesia_merdeka_warga_desa_satahi_nauli_akhirnya_nikmati_listrik

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu didampingi Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, dan Wakil Ketua DPRD Tapteng Disman Sihombing bersama warga Desa Satahi Nauli pada peresmian program listrik desa tertinggal. (Foto: Diskominfo Tapteng/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Setelah 80 tahun Indonesia merdeka, masyarakat Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), akhirnya dapat menikmati penerangan aliran listrik untuk pertama kalinya.

Hal itu ditandai dengan peresmian program listrik desa tertinggal yang dilakukan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, didampingi Wakil Ketua DPRD Tapteng Disman Sihombing, di Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kamis (7/5/2026).

Peresmian program listrik desa tertinggal itu menjadi sejarah baru di Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli. Momen penuh haru ini menjadi simbol hadirnya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri di Kabupaten Tapteng.

Bupati Masinton menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto serta PLN UP3 Sibolga atas dukungan program listrik desa tertinggal yang akhirnya mampu menjangkau wilayah Untemungkur, Desa Satahi Nauli.

“Ini menjadi awal baru bagi masyarakat Untemungkur. Semoga listrik ini menjadi cahaya menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung pendidikan anak-anak, dan menggerakkan ekonomi desa,” katanya.

Masinton memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan terus menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan pemerataan listrik hingga seluruh desa dan dusun di wilayah Tapteng dapat menikmati akses energi yang layak.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, mengatakan pembangunan jaringan listrik ini merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat melalui tambahan anggaran tahun 2025.

“Di Kabupaten Tapteng, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer, jaringan tegangan rendah sepanjang 11 kilometer, serta lima unit trafo distribusi dengan total kapasitas 300 KVA,” ujarnya.

Bachtiar menambahkan, untuk mewujudkan seluruh masyarakat di wilayah Tapteng dapat menikmati listrik, pada 27 April 2026, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tapteng Ernita Naibaho bersama Kadis Kominfo Tapteng Budi Joniar H Siahaan telah mengajukan proposal usulan pembangunan listrik desa ke PT PLN (Persero) UP3 Sibolga.

Rasa haru juga disampaikan tokoh masyarakat, Saroha Hutagalung, yang mengungkapkan kehadiran listrik dan kunjungan Bupati menjadi sejarah yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah di desa mereka yang telah membangun jaringan listrik dan berkunjung ke Desa Satahi Nauli.

“Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik dan baru kali ini juga Bupati datang langsung melihat kondisi kami di pelosok ini. Selama ini, dari beberapa periode bupati terdahulu tidak pernah ada yang datang ke desa kami ini,” tuturnya. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN