Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Maya Tekankan SPPG harus Benar-benar Perhatikan Standar Gizi MBG di Labuhanbatu

Mistar.idSenin, 23 Februari 2026 pukul 08.33 WIB
bupati_maya_tekankan_sppg_harus_benarbenar_perhatikan_standar_gizi_mbg_di_labuhanbatu_

Bupati Labuhanbatu, dr Hj Maya Hasmita SpOG MKM, saat meninjau dapur MBG Yayasan Hasna Kuliner Putri. (foto: yazis/mistar)

news_banner

Labuhanbatu, MISTAR.ID

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berperan penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.

Hal itu disampaikan Bupati Labuhanbatu, dr Hj Maya Hasmita SpOG MKM, saat menghadiri grand opening dan buka bersama (bukber), SPPG Sioldengan 3 yayasan Hasna Kuliner Putri di Jalan Martinus Lubis, Kelurahan Sibuaya, Minggu (23/2/2026).

Maya mengatakan, program MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, khususnya pelajar. Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran SPPG agar benar-benar memperhatikan standar gizi, kebersihan, serta ketepatan distribusi makanan kepada para siswa.

“Program ini sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan konsentrasi belajar. Tapi kualitas makanan harus tetap terjaga, baik dari sisi gizi maupun kebersihannya,” ujarnya.

Maya juga menekankan agar bahan makanan yang digunakan berasal dari sumber yang segar dan layak konsumsi, serta proses pengolahan dilakukan sesuai standar kesehatan. Selain itu, pengawasan rutin harus terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi kelalaian dalam penyajian.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya dilihat dari tersalurkannya makanan kepada siswa, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan, seperti meningkatnya kesehatan dan semangat belajar anak-anak di sekolah.

Maya mengapresiasi kinerja SPPG dan pihak sekolah yang telah bekerja sama dalam menyukseskan program tersebut. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan petugas gizi dapat terus diperkuat demi menciptakan generasi Labuhanbatu yang sehat, cerdas, bersinar dan berdaya saing.

Pemkab Labuhanbatu berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan MBG, sehingga program ini benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para pelajar di daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua SPPG Sioldengan 3 Yayasan Hasnah Kuliner Putri, Hasnah Jaya Putri Siregar, mengatakan dapur MBG yayasan Hasna Kuliner membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki hasil perkebunan milik pribadi, agar hasil perkebunan mereka dibawa ke dapur MBG yayasan Hasna Kuliner.

"Saya akan berikan kesempatan kepada masyarakat sekitar kita untuk menjual hasil kebun seperti timun hingga cabai ke dalam MBG. Saya akan utamakan tampung hasil kebun mereka, jika tidak mencukupi baru saya akan cari ke pajak," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Labuhanbatu, Prisilia Dinanti SSi MH, melaporkan 31 SPPG di Kabupaten Labuhanbatu telah memiliki kepala SPPG, dimana 29 dapur per 24 februari 2026 sudah mulai beroperasi yang setiap dapurnya mempekerjakan 50 orang dan melayani 51.007 anak yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN