Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Baharuddin: Era Digital, Pendidikan Agama Harus Jadi Prioritas Utama

Mistar.idSabtu, 28 Februari 2026 pukul 11.18 WIB
bupati_baharuddin_era_digital_pendidikan_agama_harus_jadi_prioritas_utama

Pembina RIE yang merupakan anggota DPR RI menabuh gendang sebagai pertanda pembukaan pesantren kilat Ramadan. (Foto: Diskominfo Batu Bara/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengungkapkan, di era digital yang penuh dengan tantangan moral, pendidikan agama harus menjadi prioritas utama.

Pernyataan tersebut disampaikan Baharuddin pada pembukaan pesantren kilat Ramadan di UPT SMP Negeri 1 Datuk Lima Puluh, Jumat (27/2/2026) sore.

"Pesantren kilat bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sarana memperdalam nilai-nilai agama dan pembinaan karakter. Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga tempat pembentukan kepribadian," ungkapnya.

Sebanyak 134 siswa tingkat SMP mengikuti kegiatan ini selama tiga hari hingga Minggu, yang dilaksanakan di empat titik, yakni Kecamatan Datuk Lima Puluh, Sei Suka, Talawi, dan Sei Balai.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Batu Bara, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta Rumah Informasi dan Edukasi (RIE) Batu Bara dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Kuat, Taat, dan Bermartabat”.

Kegiatan pesantren kilat diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Az-Zikri, kemudian sambutan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sekaligus Pembina RIE Batu Bara, Ahmad Doly Kurnia Tanjung.

"Saya menegaskan pesantren kilat menjadi momentum penting untuk memperbanyak kebaikan dan meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan," ujarnya.

Setelah pembukaan, kegiatan ditandai dengan penabuhan gendang bersama Pembina RIE Ahmad Doly Kurnia Tanjung, serta penyematan tanda peserta dan penyerahan bantuan sembako kepada puluhan kaum dhuafa. (ebson)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN