Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

BPBD Padangsidimpuan Intensif Pantau Titik Rawan Longsor dan Banjir

Mistar.idMinggu, 7 Desember 2025 17.26
journalist-avatar-top
AL
bpbd_padangsidimpuan_intensif_pantau_titik_rawan_longsor_dan_banjir

Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan (baju hitam), Kepala Dinas Sosial dan Babinsa, memantau banjir (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Padangsidimpuan, MISTAR.ID

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan hingga saat ini masih terus melakukan pemantauan intensif di beberapa lokasi titik rawan longsor dan banjir. Ini merupakan peringatan dini sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya bencana susulan.

Dikatakan Dedi Iriansyah Nasution saat dikonfirmasi via WA, Minggu (7/12/2025), oleh wartawan MISTAR, curah hujan tidak dapat diprediksi dan dikhawatirkan tiba-tiba turun sehingga berdampak seperti banjir dan longsor.

“Hingga saat ini tim masih melakukan monitoring di lapangan, memantau lokasi bencana untuk mengidentifikasi potensi bahaya susulan, misalnya pemantauan tebing untuk longsor susulan setelah hujan deras. Tidak hanya itu, pemerintah meningkatkan dan mengoptimalkan sistem peringatan dini untuk berbagai jenis bencana, seperti informasi cuaca dari BMKG guna memberikan informasi cepat kepada masyarakat tentang kemungkinan bahaya susulan,” tutur Dedi menjelaskan.

BPBD juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan agar tetap menjaga kewaspadaan terutama saat hujan.

“Kami tidak pernah bosan mengimbau masyarakat: pertama, tingkatkan kewaspadaan saat hujan lebat berlangsung lama; kenali tanda bahaya longsor; perhatikan debit air sungai; hindari memotong tebing; lakukan penghijauan; jaga drainase dari sumbatan sampah; jauhi area longsor; segera mengungsi jika tanda-tanda bencana muncul; dan ikuti arahan pihak berwenang. Jika terjadi bencana, hubungi call center 112 dan Pusdalops PB 0813-9241-5449,” ujarnya.

Dedi juga berharap masyarakat, khususnya yang berada di sekitar aliran sungai dan tebing, segera memberikan informasi apabila ada tanda-tanda tersebut.

“Saya berharap kondisi cuaca ini bisa berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” uckap Kalaksa BPBD. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN