Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
SUMUT

Asahan Kebagian 56 Lokasi Program Irigasi P3-TGAI 2026, Produktivitas Petani Ditargetkan Meningkat

Mistar.idSelasa, 23 Juni 2026 pukul 20.32 WIB
asahan_kebagian_56_lokasi_program_irigasi_p3tgai_2026_produktivitas_petani_ditargetkan_meningkat

Bupati Asahan hadiri Sosialisasi Tingkat Balai Program P3-TGAI. (foto: Istimewa / Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID (23/6/2026) – Kabupaten Asahan memperoleh alokasi 56 lokasi dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026. Program yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Tingkat Balai Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Aryaduta Medan, Selasa (23/6/2026).

“Adapun kegiatan itu dihadiri Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, sejumlah kepala daerah, pejabat BBWS Sumatera II Medan, camat, hingga kepala desa,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Asahan, Jutawan Sinaga.

Sebelumnya, dalam laporannya, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BBWS Sumatera II Medan, Indra Kurnia, menjelaskan bahwa P3-TGAI merupakan program rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi berbasis pemberdayaan masyarakat petani.

Program tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A). Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan jaringan irigasi tersier sekaligus memperkuat peran petani dalam menjaga keberlanjutan sistem irigasi.

“P3-TGAI merupakan salah satu program yang langsung menyentuh kebutuhan petani karena fokus pada perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi yang mendukung sektor pertanian,” demikian disampaikan Arbin Tanjung dalam keterangannya.

Pada Tahun Anggaran 2026, program P3-TGAI akan dilaksanakan di 15 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Kabupaten Asahan memperoleh 56 lokasi, menjadikannya salah satu daerah dengan alokasi terbesar. Sementara itu, Kabupaten Serdang Bedagai mendapatkan 86 lokasi, Deli Serdang 57 lokasi, dan Karo 48 lokasi.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menyambut baik pelaksanaan program P3-TGAI. Menurutnya, program itu memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Taufik menegaskan bahwa alokasi 56 lokasi yang diterima Kabupaten Asahan harus dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, seluruh pihak terkait diminta berkolaborasi mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai ketentuan.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta kelompok P3A untuk aktif melakukan pengawasan dan pendampingan di lapangan.

Dengan pengelolaan yang baik, program tersebut diharapkan mampu memperbaiki jaringan irigasi yang dibutuhkan petani sehingga produktivitas pertanian meningkat dan hasil panen menjadi lebih optimal.

Program P3-TGAI juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat pedesaan, terutama bagi petani yang selama ini bergantung pada ketersediaan dan kelancaran pasokan air irigasi. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN