Saturday, October 3, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Warga Gunung Malela Keluhkan Pengelolahan Lahan Plasma SIPEF Tak Berpihak ke Masyarakat

Mistar.idSabtu, 3 Oktober 2026 pukul 15.11 WIB
warga_gunung_malela_keluhkan_pengelolahan_lahan_plasma_sipef_tak_berpihak_ke_masyarakat

Kapolres Simalungun AKBP Hendri Nupia Dinka Barus saat menggelar Jumat Curhat di Masjid Al Ikhlas, Nagori Pematang Asilum, Jumat (2/10/2026). (Foto: Dok. Polres Simalungun/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Warga Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, mengeluhkan persoalan pengelolaan lahan plasma PT Eastern Sumatra Indonesia (SIPEF).

Keluhan tersebut disampaikan warga kepada Kapolres Simalungun AKBP Hendri Nupia Dinka Barus saat menggelar Jumat Curhat di Masjid Al Ikhlas, Nagori Pematang Asilum, Jumat (2/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan persoalan terkait pembentukan kelompok tani yang berkaitan dengan pengelolaan lahan plasma perusahaan.

Persoalan lahan plasma tersebut sebelumnya juga sempat disuarakan warga melalui aksi unjuk rasa di kantor PT SIPEF di Nagori Bukit Maraja pada 27 April 2026.

Saat itu, ratusan masyarakat Kecamatan Gunung Malela menggelar aksi dengan membawa sejumlah poster tuntutan. Warga kecewa karena pengelolaan kebun plasma yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat sekitar.

Menanggapi keluhan warga, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Kapolres untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

"Sebagai Kapolres yang baru, saya akan berupaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, serta mengharapkan terjalinnya hubungan yang baik antara kepolisian dengan masyarakat dalam menciptakan Harkamtibmas yang kondusif," ujar Kapolres, Sabtu (3/10/2026).

Ia memastikan polisi mendukung kepentingan masyarakat. Namun, proses pembentukannya harus mengikuti mekanisme yang berlaku.

"Polres Simalungun tetap mendukung apa yang menjadi kepentingan masyarakat, terkait pembentukan kelompok tani tetap harus mengikuti mekanisme yang berlaku," ucapnya.

Untuk persoalan narkoba, Kapolres meminta masyarakat tidak hanya menyerahkan penanganannya kepada polisi. Peran warga dinilai penting dalam memberikan informasi dan membantu menciptakan lingkungan yang bebas dari peredaran narkoba.

"Dalam pemberantasan narkoba kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat," ujarnya.

Selain mendengar keluhan, Kapolres juga memenuhi permintaan bantuan untuk renovasi Masjid Al Ikhlas. Sebanyak 100 lembar seng diserahkan untuk mendukung perbaikan masjid tersebut. (Indra)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN