Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pengendara Motor Manfaatkan Jalan Sempit Hindari Kemacetan di Pematangsiantar

Mistar.idSenin, 23 Maret 2026 pukul 19.53 WIB
pengendara_motor_manfaatkan_jalan_sempit_hindari_kemacetan_di_pematangsiantar

Sejumlah kendaraan roda dua manfaatkan jalan sempit hindari antrean kendaraan di Kawasan Simpang Dua, Kota Pematangsiantar. (foto:rolan/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Memasuki H+2 Lebaran 2026, arus lalu lintas di sejumlah titik di Pematangsiantar terpantau mulai ramai sejak sehari sebelumnya hingga hari ini. Kepadatan kendaraan terlihat di kawasan Jalan Lintas Parapat hingga Simpang Dua, yang menjadi jalur utama perlintasan pemudik dan wisatawan.

Pantauan di lapangan menunjukkan banyak pengendara sepeda motor memilih memanfaatkan jalan-jalan sempit atau jalur alternatif di sekitar lokasi untuk menghindari kemacetan yang terjadi di ruas jalan utama. Langkah ini digunakan warga guna mempercepat waktu tempuh, terutama bagi mereka yang hendak menuju rumah.

Seorang pengendara, Andi (34), mengaku terpaksa mengambil jalur sempit yang masuknya dari Jalan Korner Simanjuntak dan keluar ke Jalan DI Panjaitan karena antrean panjang kendaraan.

"Kalau lewat jalan besar, bisa lama. Jadi dilewati aja jalan sempit ini, lagian rumah dekat dari sini," ujarnya.

Sementara itu, kepadatan lalu lintas ini dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri, terutama warga yang memanfaatkan momen libur untuk berkunjung ke destinasi wisata.

Selain itu, volume kendaraan dari luar kota yang melintas juga turut memperparah kondisi lalu lintas. Petugas kepolisian dan dinas perhubungan setempat tampak berjaga di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan dan mengurai kemacetan.

Polisi Siapkan Strategi Rekayasa Lalu Lintas

Sebelumnya diberitakan pada Senin (9/3/2026), KBO Sat Lantas Polres Pematangsiantar, Ipda Syawalludin Nasution, menegaskan dalam upaya menjaga arus lalu lintas tetap mengalir, kepolisian telah menyiapkan beberapa skema krusial. Salah satunya, sistem Satu Arah (One Way) diberlakukan pada titik-titik rawan kemacetan tertentu.

"Strategi rekayasa lalu lintas ini akan terus kita lakukan dan sempurnakan berdasarkan evaluasi serta pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya," ujar Syawalludin kepada MISTAR.

Ia menjelaskan, pembatasan kendaraan sumbu tiga, larangan melintas bagi truk besar atau kendaraan sumbu tiga selama periode puncak mudik, serta pengalihan arus strategis mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif guna memecah kepadatan di pusat kota.

Kendaraan yang datang dari arah destinasi wisata seperti Parapat, Toba, Saribudolok, dan Raya menuju Siantar akan dialihkan melewati Jalan Melanthon Siregar, Jalan Bahkora, dan Jalan Manunggal Karya Dua. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN