Pemudik Bisa Pantau Lalu Lintas Kota Siantar Lewat CCTV Online

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi ketika memantau langsung arus lalu lintas melalui 50 CCTV. (Foto: Diskominfo Pematangsiantar/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Kabar baik bagi para pemudik asal Kota Pematangsiantar maupun dari luar daerah yang melintas di Kota Siantar. Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah menyediakan layanan pemantauan lalu lintas secara online.
Hingga Desember 2025, sebanyak 50 unit CCTV telah terpasang dan dapat diakses publik secara gratis melalui laman resmi cctv.pematangsiantar.go.id. Layanan ini diharapkan membantu pemudik memilih jalur terbaik dan menghindari kemacetan saat arus mudik maupun balik.
Kepala Diskominfo Kota Pematangsiantar, Johannes Sihombing, mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas tersebut, khususnya saat mobilitas meningkat jelang perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026.
"Sekarang sudah ada 50 unit CCTV di berbagai titik. Ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan para pemudik untuk memantau kondisi lalu lintas sebelum melintas di Kota Pematangsiantar," ujar Johannes, Kamis (18/12/2025).
Johannes menjelaskan, pemasangan CCTV merupakan bagian dari program Siantar Smart City yang dimulai sejak 2022. Hingga Oktober 2025, telah terpasang 40 unit CCTV, dan pada Desember ini ditambah 10 unit baru di sejumlah ruas rawan kepadatan.
Sepuluh titik baru tersebut berada di:
- Jalan Saribudolok/Ringroad (2 unit)
- Jalan Parapat (jalan tembus Ringroad Jalan Parapat) (2 unit)
- Jalan AMD Terminal Tanjung Pinggir dan Simpang Karang Sari Permai Jalan Medan (2 unit)
- Jalan Sutomo – Jalan Vihara – Jalan Imam Bonjol (2 unit)
- Simpang Dua, Jalan Sisingamangaraja – Jalan DI Panjaitan (1 unit)
- Jalan Melanthon Siregar simpang Jalan Bahkora II Atas (1 unit)
"CCTV ini bukan hanya untuk keamanan, tapi juga memantau lalu lintas secara real time dan memberikan informasi langsung kepada masyarakat. Pemudik bisa melihat kondisi jalan apakah padat atau lancar sebelum melintas," ujar Johannes.
Selain membantu mengurai kemacetan, CCTV juga berfungsi sebagai alat pencegah tindak kriminal, alat bukti jika terjadi insiden, serta membantu petugas merespons kejadian dengan lebih cepat.
Dengan sistem pemantauan terbuka ini, Pemko Pematangsiantar berharap para pemudik dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus menjadikan Kota Siantar sebagai kota transit yang ramah, tertib, dan berbasis teknologi.
"Harapannya, pemudik bisa sampai tujuan dengan lancar tanpa terjebak macet, dan Kota Pematangsiantar semakin aman serta nyaman bagi semua," ujarnya. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















