Pejabat DLH Pematangsiantar Bantah Isu Perselingkuhan yang Viral di Media Sosial

Ilustrasi perselingkuhan (Foto: Istimewa)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret seorang pejabat di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pematangsiantar menjadi perbincangan di media sosial. Menanggapi isu tersebut, pihak yang disebut dalam unggahan media sosial memberikan klarifikasi dan membantah tuduhan yang beredar.
Informasi itu mencuat setelah sebuah akun Facebook bernama Samsudin Harahap mengunggah narasi yang menyebut adanya dugaan hubungan tidak pantas antara seorang pejabat sekretariat di DLH dengan salah seorang petugas lapangan.
Menanggapi hal tersebut, SNT, pejabat yang dikaitkan dalam unggahan tersebut, membantah tuduhan yang beredar dan menyatakan informasi tersebut tidak benar.
"Ini semua fitnah. Jangan langsung percaya dengan informasi yang belum tentu benar. Kalau memang ada tuduhan seperti itu, silakan tunjukkan buktinya," ujar SNT kepada Mistar.id, Selasa (2/6/2026).
SNT menjelaskan, interaksinya dengan rekan kerja yang disebut dalam unggahan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan tugas kedinasan, khususnya dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi.
"Kami sering mendampingi kegiatan ke perusahaan-perusahaan untuk menjelaskan pengangkutan sampah dan retribusi. Itu semua bagian dari pekerjaan," katanya.
Hal senada disampaikan YNT, petugas lapangan yang juga disebut dalam unggahan tersebut. Ia menegaskan hubungan mereka sebatas rekan kerja dan tidak memiliki hubungan di luar kepentingan kedinasan.
Menurut YNT, kegiatan yang dilakukan bersama merupakan bagian dari tugas resmi yang juga diketahui oleh pimpinan di lingkungan DLH Pematangsiantar.
"Tidak ada hubungan apa-apa. Kalau kami bersama, itu karena urusan pekerjaan dan kegiatan retribusi di lapangan. Bahkan dalam berbagai kegiatan kami juga bersama kepala dinas dan pejabat lainnya," ujar YNT.
Ia mengaku kecewa dengan narasi yang beredar di media sosial karena dinilai tidak disertai bukti dan berdampak pada dirinya maupun keluarga.
"Saya sangat kecewa. Apa buktinya kami dituduh berselingkuh? Kami datang ke perusahaan untuk kepentingan pekerjaan, bukan urusan pribadi," tuturnya.





















