Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Antrean di SPBU Mengular, Warga di Pematangsiantar Panic Buying

Mistar.idJumat, 6 Maret 2026 pukul 10.25 WIB
antrean_di_spbu_mengular_warga_di_pematangsiantar_panic_buying

Antrean panjang di SPBU Jalan Sisingamaraja, Kota Pematangsiantar, Jumat (6/3/2026). (Foto: Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Antrean SPBU di Pematangsiantar mengular hingga satu kilometer, Jumat (6/3/2026). Pantauan Mistar, SPBU yang padat sejak pagi ada di beberapa lokasi, seperti di beberapa titik seperti SPBU Jalan Melanthon Siregar, Jalan Ahmad Yani, Jalan Medan Km 4,5, Jalan Medan Km 6, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Patuan Nagari Parluasan, Jalan Sangnaualuh Simpang Sambo, dan Jalan Rakutta Sembiring.

Situasi ini dipicu kekhawatiran warga minimnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) setelah Menteri ESDM menyatakan cadangan BBM nasional hanya untuk 20 hari ke depan.

Antrean panjang di SPBU Jalan Ahmad Yani, Kota Pematangsiantar, Jumat (6/3/2026). (Foto: Abdi/Mistar)


Salah seorang warga, Mega, mengatakan resah setelah mengetahui informasi cadangan BBM hanya aman hingga 20 hari ke depan.

"Sebenarnya waswas juga lihat orang-orang ramai begini. Jujur saya ikut panik karena lihat yang lain panik. Kalau nggak ikut antre sekarang, takutnya besok beneran kosong atau harganya sudah naik tinggi. Apalagi saya kerjaannya harus wara-wiri setiap hari," ujarnya kepada Mistar.

Hal senada dikatakan warga lainnya, Syamsul. Ia berharap cadangan BBM dapat ditingkatkan agar kondisi panic buying tidak terjadi.

"Kabarnya stok cuma cukup buat 20 hari, sementara perang di Timur Tengah sepertinya makin parah. Kami rakyat kecil cuma bisa jaga-jaga. Takutnya kalau Selat Hormuz ditutup, pasokan ke kita beneran terhenti," tuturnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN