Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

UPDATE Peringatan Dini Cuaca Sumatera Utara 16 Februari 2026: Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Malam

Mistar.idSenin, 16 Februari 2026 16.24
journalist-avatar-top
update_peringatan_dini_cuaca_sumatera_utara_16_februari_2026_hujan_lebat_dan_angin_kencang_hingga_malam

Ilustrasi, UPDATE Peringatan Dini Cuaca Sumatera Utara 16 Februari 2026: Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Malam. (foto:bmkg/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

BMKG mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada 16 Februari 2026 pukul 15.50 WIB. Sejumlah wilayah di Sumatera Utara diperkirakan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai sekitar pukul 16.00 WIB.

Wilayah Berpotensi Terdampak Awal

Hujan diprakirakan lebih dulu terjadi di sejumlah daerah, antara lain:

- Kabupaten Tapanuli Tengah

- Kabupaten Tapanuli Utara

- Kabupaten Tapanuli Selatan

- Kabupaten Langkat

- Kabupaten Karo

- Kabupaten Dairi

- Kabupaten Mandailing Natal

- Kabupaten Pakpak Bharat

- Kabupaten Humbang Hasundutan

- Kabupaten Samosir

- Kota Sibolga.

Potensi Meluas

BMKG memperingatkan kondisi cuaca ekstrem ini dapat meluas ke banyak wilayah lain, termasuk kawasan sekitar Danau Toba, sejumlah kabupaten di kawasan pegunungan, pesisir barat, wilayah Nias, hingga daerah timur Sumatera Utara seperti Deli Serdang, Simalungun, Asahan, serta beberapa kota seperti Binjai, Tebing Tinggi, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli.

Durasi Potensi Cuaca Ekstrem : BMKG memperkirakan fenomena hujan lebat disertai angin kencang ini masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Imbauan Masyarakat

Masyarakat di wilayah terdampak diminta untuk:

- Waspada potensi banjir lokal dan genangan

- Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan petir

- Mengamankan benda ringan yang mudah terbawa angin

- Memantau pembaruan informasi cuaca resmi.

BMKG menegaskan bahwa peringatan dini ini bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer.

(bmkg/ai/hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN