Cuaca di Medan Diprediksi Berawan Saat Penentuan Satu Ramadan

Ilustrasi cuaca berawan. (foto: Pixabay/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Cuaca di Kota Medan diprediksi berawan saat pelaksanaan rukyatulhilal atau pengamatan bulan dalam menentukan 1 Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026).
Hal ini disampaikan Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Budi Prasetyo ketika dihubungi Mistar, Senin (16/2/2026). "Esok hari saat petang, cuaca di Medan dan sekitarnya diperkirakan berawan," katanya.
Budi mengatakan, keesokan harinya atau Rabu (18/2/2026), hujan berpotensi mengguyur Kota Medan. Namun, hujan diprediksi tidak terjadi pada sore hari.
"Kota Medan diperkirakan hujan dengan intenistas sedang hingga lebat untuk hari ini dan hujan ringan hingga sedang pada esok hari dan lusa," ujarnya.
Ia menjelaskan kondisi cuaca hujan tersebut dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya fenomena madden julian oscillation (MJO).
"Hujan di Kota Medan disebabkan oleh massa udara air yang masih cukup basah akibat suhu muka laut yang relatif masih hangat dan adanya fenomena MJO. Sehingga, menyebabkan pertumbuhan awan cukup signifikan," ucap Budi.
Sekadar informasi, BMKG bersama beberapa pemangku kepentingan lainnya dijadwalkan akan melakukan rukyatulhilal penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah di sejumlah titik di wilayah Indonesia, esok hari.
Apabila nantinya bulan dapat terlihat di seluruh atau sebagian besar wilayah Indonesia, maka 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Rabu (18/2/2026). Jika bulan tak teramati, maka 1 Ramadan akan jatuh, Kamis (19/2/2026) mendatang.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan mengumumkan penetapan 1 Ramadan tahun ini pada esok malam setelah dilakukan sidang isbat bersama ormas dan lembaga Islam lainnya.






















