Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

NASA Siapkan Misi Artemis II Pada 2026

Mistar.idSelasa, 30 Desember 2025 11.22
EH
nasa_siapkan_misi_artemis_ii_pada_2026

Artemis II NASA. (Foto: YouTube NASA)

news_banner

Washington D.C, MISTAR.ID

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah menyiapkan misi berawak Artemis II yang dijadwalkan meluncur pada 2026. Melalui misi ini, NASA akan kembali menerbangkan manusia mengelilingi Bulan untuk pertama kalinya dalam kurun sekitar 50 tahun.

Dilaporkan NBC News, Selasa (30/12/2025), Artemis II dirancang sebagai penerbangan uji penting sebelum NASA benar-benar mengirim astronot kembali mendarat di permukaan Bulan. Dalam misi ini, awak tidak akan turun ke Bulan, melainkan hanya melintas dan mengitari satelit alami Bumi tersebut.

Para astronot akan melakukan perjalanan menggunakan wahana antariksa Orion yang diluncurkan dengan roket Space Launch System (SLS). NASA telah menetapkan empat awak untuk misi ini, yakni Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen sebagai spesialis misi. Kehadiran Hansen juga menandai partisipasi astronot Kanada pertama dalam misi ke Bulan.

Misi Artemis II diperkirakan berlangsung sekitar 10 hari. Selama periode tersebut, para astronot akan meninggalkan orbit Bumi, terbang mengelilingi Bulan, kemudian kembali dan mendarat di Samudra Pasifik.

Awalnya, Artemis II direncanakan meluncur pada 2025. Namun, jadwal tersebut diundur setelah NASA menemukan sejumlah kendala teknis, termasuk pada sistem pelindung panas kapsul Orion yang sebelumnya digunakan dalam misi Artemis I tanpa awak. Penundaan ini, menurut NASA, dilakukan demi memastikan keselamatan kru dan kesiapan seluruh sistem sebelum penerbangan berawak ke luar orbit rendah Bumi.

Saat ini, NASA menargetkan peluncuran Artemis II paling cepat pada awal 2026, meski waktu pastinya masih bergantung pada hasil evaluasi teknis lanjutan.

Walaupun tidak mencakup pendaratan, Artemis II memiliki peran strategis dalam rangkaian program Artemis. Misi ini akan menguji berbagai sistem penting, mulai dari navigasi dan komunikasi hingga sistem pendukung kehidupan astronot di lingkungan ruang angkasa yang jauh dari Bumi.

Jika berjalan sukses, Artemis II akan menjadi fondasi bagi Artemis III, misi lanjutan yang direncanakan membawa manusia kembali menginjakkan kaki di Bulan, termasuk astronot perempuan pertama.

Program Artemis merupakan bagian dari visi jangka panjang NASA untuk membangun keberadaan manusia secara berkelanjutan di Bulan sekaligus sebagai langkah awal menuju misi berawak ke Mars. Terakhir kali manusia melakukan penerbangan ke Bulan adalah pada 1972 melalui misi Apollo 17, sehingga Artemis II dipandang sebagai penanda kebangkitan kembali era eksplorasi Bulan di zaman modern. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN