Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Sesi Refleksi Warnai Awal Masuk Sekolah Siswa SDN 068008 Medan

Mistar.idSelasa, 6 Januari 2026 14.28
AN
SH
sesi_refleksi_warnai_awal_masuk_sekolah_siswa_sdn_068008_medan

Sesi refleksi di SDN 068008 Medan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Mengawali kembali aktivitas sekolah setelah libur, para siswa di UPT SD Negeri 068008 Medan tidak langsung memasuki kegiatan belajar mengajar secara penuh. Sekolah terlebih dahulu menggelar sesi refleksi sebagai bagian dari penataan kembali proses belajar siswa.

“Belum langsung belajar. Besok masih sesi refleksi, Kamis baru masuk belajar,” ujar salahseorang guru, Mahniar Sinaga, yang juga wali kelas 4B saat dikonfirmasi Mistar, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, sesi refleksi bertujuan untuk meninjau kembali capaian belajar siswa selama satu semester sebelumnya, sekaligus merumuskan target yang ingin dicapai ke depan. Dalam hal ini, siswa diajak menilai apa yang sudah mereka kuasai, apa yang perlu ditingkatkan, serta bagaimana cara mencapai target tersebut.

Menurut Mahniar, refleksi juga menyentuh aspek literasi. Siswa diminta meninjau kembali jumlah buku yang telah dibaca dan menetapkan target bacaan selanjutnya. “Berapa banyak buku sudah dibaca, lalu berapa target buku yang mau dibaca,” katanya.

Adapun rangkaian kegiatan Kelas 4B SDN tersebut dalam sesi refleksi ini meliputi refleksi pembelajaran, membangun percakapan bermakna, asesmen literasi dan numerasi, bermain bersama, mentoring membaca nyaring, hingga perencanaan outing class dan aktivitas belajar beserta target pencapaiannya. Kegiatan juga diisi dengan gotong royong dan rujak party yang dijadwalkan berlangsung esok hari.

Mahniar menyampaikan, sesi refleksi dirancang untuk membantu siswa menyadari proses belajarnya. Siswa diajak berpikir kembali tentang apa yang telah dipelajari, bagaimana cara mereka belajar, serta perasaan yang dialami selama proses pembelajaran.

Selain itu, refleksi dinilai mampu menumbuhkan sikap evaluatif dan tanggung jawab belajar. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menilai kelebihan dan kekurangan diri sendiri, tidak hanya bergantung pada penilaian guru.

“Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan metakognitif. Siswa belajar memahami cara berpikirnya sendiri, sehingga lebih sadar strategi belajar yang efektif bagi dirinya,” tutur Mahniar.

Manfaat lainnya, kata Mahniar, adalah meningkatkan pemahaman materi, membangun kepercayaan diri dan motivasi belajar, serta mendorong perbaikan diri secara berkelanjutan. “Siswa menyadari kemajuan yang telah dicapai, sekecil apa pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, sesi refleksi juga melatih kejujuran dan keterbukaan siswa dalam mengungkapkan pengalaman belajar, sekaligus mempererat hubungan antara guru dan siswa. Dengan demikian, guru dapat memahami kebutuhan, kesulitan, dan potensi siswa secara lebih baik. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN