Wednesday, July 22, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Andy Burnham Jadi Perdana Menteri Inggris, Ini Profilnya

Mistar.idSelasa, 21 Juli 2026 pukul 16.38 WIB
andy_burnham_jadi_perdana_menteri_inggris_ini_profilnya

Andy Burnham. (Foto: EPA/Shutterstock)

news_banner

London, MISTAR.ID - Andy Burnham resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris menggantikan Keir Starmer setelah menerima mandat dari Raja Charles di Istana Buckingham, Senin (20/7/2026). Penunjukan tersebut menandai dimulainya pemerintahan baru di Inggris.

Dalam pernyataan resminya, Kerajaan Inggris menyebut Raja Charles meminta Andrew Burnham membentuk pemerintahan baru. Burnham menerima mandat tersebut dan resmi diangkat sebagai Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Pertama.

Dalam pidato perdananya, Burnham berjanji membawa arah baru bagi politik Inggris melalui model ekonomi baru. Ia juga menyatakan ingin membangkitkan kembali negara yang, menurutnya, telah jenuh dengan pergantian pemimpin dalam beberapa tahun terakhir.

Pada bidang kebijakan luar negeri, Burnham menyatakan Inggris perlu mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Israel terkait perang di Jalur Gaza. Menurutnya, pemerintahan sebelumnya belum memberikan respons yang memadai terhadap situasi tersebut.

Andy Burnham merupakan politikus Partai Buruh yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Manchester. Pria berusia 56 tahun itu dikenal sebagai tokoh sayap kiri moderat dan pernah menjadi anggota parlemen Inggris sejak 2001 hingga 2015.

Ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan menteri pada era pemerintahan Tony Blair dan Gordon Brown. Burnham dua kali mencalonkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh pada 2010 dan 2015, namun gagal terpilih sebelum akhirnya membangun karier politik di Manchester.

Selama memimpin Manchester, Burnham tiga kali memenangkan pemilihan wali kota dan dikenal vokal memperjuangkan kepentingan wilayah utara Inggris. Ia mendapat julukan "Raja Utara" berkat pengaruhnya dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di sektor transportasi, perumahan, kesehatan, dan investasi.

Burnham lahir di Aintree, dekat Liverpool, pada 1970. Ia menempuh pendidikan Sastra Inggris di Universitas Cambridge dan bergabung dengan Partai Buruh sejak usia remaja.

Ia juga dikenal aktif memperjuangkan penyelidikan ulang tragedi Hillsborough yang menewaskan 97 orang serta sempat berselisih dengan pemerintahan Boris Johnson terkait kebijakan pendanaan saat pandemi Covid-19.

Dalam pandangan politiknya, Burnham menyebut dirinya mengusung "sosialisme yang ramah bisnis". Belakangan ia juga mengubah sejumlah sikap politik, termasuk mengenai kebijakan imigrasi dan hubungan Inggris dengan Uni Eropa pasca-Brexit. (hm25/CNN Indonesia)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN