Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Rektor UINSU: Al-Qur’an Harus Jadi “Operating System” Kehidupan di Era Smart University

Mistar.idJumat, 13 Maret 2026 16.30
journalist-avatar-top
SH
rektor_uinsu_alquran_harus_jadi_operating_system_kehidupan_di_era_smart_university

Pelaksanaan Nuzulul Qur’an di Masjid Ulul Albab Kampus 1 UINSU. (foto:Humas UINSU/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Nurhayati, menegaskan bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman utama dalam kehidupan, bahkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi perguruan tinggi menuju konsep smart university.

Hal tersebut disampaikan Nurhayati saat peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama civitas akademika UINSU di Masjid Ulul Albab UINSU Kampus 1.

Ia menjelaskan, kegiatan yang bertema ‘Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan di Era Smart University’ itu tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi harus dimaknai sebagai momentum untuk mengingat kembali peran Al-Qur’an dalam membimbing kehidupan manusia.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kata Nurhayati, harus menjadi fondasi dalam membangun peradaban yang berintegritas, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi.

Menurutnya, tema yang diangkat dalam kegiatan ini sangat relevan dengan perkembangan zaman, terutama ketika perguruan tinggi terus bertransformasi mengikuti kemajuan teknologi.

Dalam pandangannya, Al-Qur’an dapat diibaratkan sebagai sistem utama yang mengarahkan cara berpikir, bersikap, dan bertindak manusia di tengah perkembangan teknologi modern.

“Kita harus ingat bahwa secanggih apa pun teknologi kini, tetapi hati dan langkah kita harus tetap terpandu oleh ‘software’ Ilahi. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi sistem yang menggerakkan peradaban,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Momentum Nuzulul Qur’an ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap pesan-pesan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Irfan Yusuf yang menyampaikan tausiah mengajak seluruh peserta agar menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sosial.

Generasi intelektual muslim, sebutnya, harus mampu mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai keimanan sehingga perkembangan ilmu pengetahuan tetap membawa kemaslahatan bagi umat.

Selain itu, Rektor UINSU juga berharap momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an dapat menghadirkan energi spiritual baru bagi seluruh civitas akademika. Nilai-nilai Al-Qur’an juga diharapkan terus tumbuh di kalangan mahasiswa dan civitas akademika sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan zaman di era digital.

“Terima kasih kepada Ustaz H. Irfan Yusuf yang membawakan tausiah pada kegiatan ini. Kita berharap keberkahan acara ini dapat mengintegrasikan iman dan intelektualitas dalam diri kita. Dan kampus kita benar-benar menjadi smart university yang berakhlak mulia,” tutur Nurhayati. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN