Monday, July 13, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Plus Minus Sekolah Lima Hari Bagi Siswa SD dan SMP di Toba

Mistar.idSenin, 13 Juli 2026 pukul 13.47 WIB
plus_minus_sekolah_lima_hari_bagi_siswa_sd_dan_smp_di_toba

Pelajar SMP di Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

‎Toba, MISTAR.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Toba telah menerapkan sekolah lima hari untuk tingkat SD dan SMP mulai hari ini, Senin (13/7/2026).

Menanggapi program ini, beberapa orang tua memberikan tanggapan positif dan beberapa lainnya justru menilai negatif.

‎‎Salah seorang orang tua siswa, Yenti, mengatakan program belajar lima hari memberikan nilai positif karena anak memiliki lebih banyak waktu luang dalam satu pekan. Sedangkan nilai negatifnya anak akan menghabiskan waktu lebih banyak di sekolah setiap hari.

"Saya pribadi melalui program ini, anak bisa membantu pekerjaan rumah. Saya sebagai petani, tentu di hari Sabtu anak bisa ikut membantu di ladang atau sawah," ujarnya.

‎Orang tua lainnya, Frankin, mengatakan penerapan tersebut diharapkan tidak mengurangi kemampuan siswa. Sebab, sekolah lima hari akan memberikan lebih banyak waktu bermain pada anak.

"Kita tahu anak tingkat SD dan SMP suka bermain seharian dan melupakan pelajaran sekolah. Menurut saya program belajar lima hari dalam sepekan lebih layak diberikan kepada siswa tingkat SMA," tuturnya.

‎Diberitakan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Toba, Natalia Silitonga, mengatakan pelaksanaan uji coba berlangsung selama satu semester untuk melihat efektivitas pola belajar lima hari dalam sepekan.

"Dalam uji coba satu semester, harus ada indikator keberhasilan, seperti tidak terjadi penurunan prestasi akademik yang meliputi nilai rata-rata kelas, tingkat kehadiran murid, serta peningkatan kesejahteraan psikologis siswa dan guru, di samping efisiensi anggaran operasional," ujar Natalia, Selasa (7/7/2026). (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN