MAN 1 Medan Terapkan PJJ, MBG Dihentikan Sementara

Wakil Kepala MAN 1 Medan Bidang Akademik, Herry Afandi Limbong (kiri), didampingi UKM Humas, Kurnia Senja Siregar, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan PJJ (foto: Susan/Mistar).
Medan, MISTAR.ID - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 16 hingga 21 Oktober 2026 menyusul kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah dari paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, ratusan siswa MAN 1 Medan masih terlihat hadir di lingkungan sekolah pada Jumat (16/10/2026) pagi karena informasi mengenai penerapan PJJ baru diterima pada pagi hari.
“Jadi kegiatan PJJ karena kita informasinya kan baru tadi pagi ya, oleh karena itu yang siswa-siswa sudah masuk. Maka pagi jam 10.30 WIB kita buat kebijakan untuk memulangkan para siswa,” kata Wakil Kepala MAN 1 Medan Bidang Akademik, Herry Afandi Limbong, saat ditemui Mistar di Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (16/10/2026).
Selanjutnya, para siswa akan mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing. Wali kelas juga akan berkoordinasi dengan orang tua agar lebih aktif mendorong siswa mengikuti pembelajaran daring.
Pihak madrasah menyediakan dua tautan (link) yang dapat diakses selama PJJ. Satu tautan diperuntukkan bagi guru yang mengajar, sedangkan tautan lainnya digunakan wali kelas untuk memantau keaktifan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring.
Jam pembelajaran tetap mengikuti jadwal sekolah, yakni mulai pukul 07.15 WIB hingga 14.15 WIB.
Guru diperbolehkan melaksanakan pembelajaran dari rumah masing-masing. Namun, pihak madrasah tetap memfasilitasi guru yang ingin mengajar dari lingkungan sekolah.
“Kita sediakan juga, kita fasilitasi. Mungkin ada guru yang lebih nyaman melaksanakan pembelajaran di madrasah. Yang penting guru-guru itu dapat memberikan materi, melakukan pembelajaran daring dengan baik,” tuturnya, didampingi UKM Humas, Kurnia Senja Siregar.
Seluruh kegiatan ekstrakurikuler juga akan menyesuaikan dengan teknis PJJ. Sementara itu, kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat fisik, seperti baris-berbaris, diserahkan kepada pelatih masing-masing.
“Apakah mereka melaksanakannya di luar. Yang jelas informasi dari madrasah itu, kegiatan madrasah selama PJJ ini dihentikan,” ucapnya.
Selain kegiatan belajar dan ekstrakurikuler, pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di MAN 1 Medan juga dihentikan sementara selama pelaksanaan PJJ.
“Nggak mungkin kita mendatangkan siswa khusus untuk MBG saja. Jadi dihentikan semua aktivitas madrasah. SPPG juga pasti paham karena situasi saat ini,” katanya lagi.
Terkait kendala perangkat dan kuota internet yang mungkin dialami siswa, Herry menyarankan siswa yang mengalami hambatan untuk bergabung atau menggunakan perangkat bersama teman-temannya.
Pihak madrasah berharap pemerintah dapat berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan karhutla agar pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan seperti sediakala.
“Karena dengan belajar offline itu mereka benar-benar untuk bisa memahami ketimbang misalkan pembelajaran daring. Daring pasti ada masalah-masalah di prosesnya, kadang sinyal terganggu. Jadi tidak maksimal pembelajarannya ini,” ujarnya. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Siswa di Sumut Tetap Wajib Pakai Seragam Selama PJJ






















































