Wednesday, September 30, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Dua Siswa MAN 1 Medan Ikuti Pertukaran Pelajar ke Ipoh Malaysia

Mistar.idRabu, 30 September 2026 pukul 13.36 WIB
dua_siswa_man_1_medan_ikuti_pertukaran_pelajar_ke_ipoh_malaysia

Rico Waas bersama sepuluh siswa Kota Medan yang mengikuti pertukaran pelajar ke Malaysia (foto:dokumen MAN 1 Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (30/9/2026) – Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, terpilih mengikuti Program Pertukaran Pelajar (Student Exchange Program) Kota Bersahabat (Friendship City) antara Kota Medan, Indonesia, dan Kota Ipoh, Malaysia.

Keduanya menjalani rangkaian kegiatan pendidikan dan kebudayaan di negeri seberang selama dua minggu, terhitung mulai 26 September hingga 10 Oktober 2026 mendatang.

Program mobilitas akademik ini bertujuan untuk memperluas wawasan global, memperkenalkan lingkungan pendidikan antarnegara, serta memperkuat hubungan kerja sama dan persahabatan antarkota di bidang pendidikan.

Kepala MAN 1 Medan, Reza Faisal, menyebutkan bahwa selama program berlangsung, para peserta hanya sebagai ‘tamu’ sementara dan tetap terdaftar di madrasah asal, namun berkesempatan belajar dengan memanfaatkan fasilitas serta kurikulum di sekolah mitra. Durasi programnya pun bervariasi. Ada yang hanya beberapa minggu saja (short course), ada juga yang sampai satu atau dua semester penuh.

Reza juga menyampaikan apresiasi dan memberikan pesan bagi kedua siswanya agar dapat menjaga diri serta kesehatan selama berada di Malaysia.

“Pertukaran pelajar ini bermanfaat untuk mendapatkan pengalaman belajar, pemahaman budaya global yang nantinya dapat meningkatkan kemandirian dan peluang karier,” katanya, Rabu (30/9/2026).

Untuk dapat lolos dalam program ini, para peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari capaian akademik yang baik, penguasaan bahasa Inggris atau bahasa pengantar negara tujuan yang dibuktikan dengan sertifikat resmi, surat rekomendasi, izin orang tua, hingga kelulusan pada tahap seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara.

Sebelum keberangkatan, Pemerintah Kota Medan telah melakukan acara pelepasan bagi peserta program. Diketahui, ada 10 siswa yang berasal dari empat sekolah di Kota Medan yang akan mengikuti program tersebut.

Wali Kota Medan, Rico Waas, turut mengingatkan bahwa para pelajar yang berangkat tidak hanya berperan sebagai murid, tetapi juga duta bangsa yang membawa nama baik daerah. Ia berpesan agar para siswa dapat bersikap dengan baik, disiplin, sopan santun, dan menjaga nama baik Indonesia. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN