Disdik Asahan Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Flayer imbauan Disdik Asahan. (foto: Disdik Asahan/Mistar)
Asahan, MISTAR.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mengajak para ayah untuk mengantar anak mereka pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026) .
Ajakan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Gerakan Ayah Mengantarkan Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas) yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, mengatakan kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna yang lebih dari sekadar mengantar anak ke lingkungan pendidikan.
“Melalui gerakan ayah antar anak ke sekolah, momen tersebut menjadi simbol dukungan, perhatian, dan kasih sayang yang dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan semangat belajar anak sejak awal tahun ajaran baru,” kata Musa dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pendidikan merupakan salah satu bentuk penguatan peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak. Kehadiran orang tua khususnya ayah, di hari pertama sekolah diharapkan mampu membangun kepercayaan diri anak saat memulai aktivitas belajar di lingkungan yang baru maupun ketika kembali bertemu dengan guru dan teman-temannya setelah masa libur.
“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Kemendikdasmen mengajak seluruh ayah di Kabupaten Asahan untuk berpartisipasi menyukseskan Gerakan Ayah Mengantarkan Anak di Hari Pertama Sekolah,” ujarnya.
Musa menilai pendidikan yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga. Sinergi antara orang tua dan satuan pendidikan diyakini akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif, serta mendorong lahirnya peserta didik yang memiliki karakter kuat dan prestasi yang membanggakan.
Melalui Gerakan Gamas, Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berharap semakin banyak ayah yang meluangkan waktu mendampingi putra-putrinya pada hari pertama sekolah.
Langkah sederhana tersebut dinilai mampu memberikan kesan mendalam bagi anak sekaligus mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak.
Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan generasi muda Asahan yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan di masa depan melalui dukungan penuh dari keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah.
PREVIOUS ARTICLE
396 Siswa Lulus Seleksi PPDB di SMAN 4 PematangsiantarBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























