Sunday, July 12, 2026
home_banner_first
EKONOMI

INKA Ekspor Dua Lokomotif ke Australia, Total Pengiriman Capai 18 Unit

Mistar.idMinggu, 12 Juli 2026 pukul 18.42 WIB
inka_ekspor_dua_lokomotif_ke_australia_total_pengiriman_capai_18_unit

Ilustrasi: (foto: antara/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengekspor dua unit locomotive platform ke Australia untuk pelanggan UGL RS Pty Limited. Pengiriman ini menjadi realisasi unit ke-17 dan ke-18 dari kontrak sebanyak 50 unit yang disepakati pada 2021.

Komisaris PT INKA, Sangap Surbakti, mengatakan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa produk manufaktur perkeretaapian Indonesia mampu memenuhi standar dan diterima di pasar global.

Proses pengiriman dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Menurut Sangap, keterlibatan TPS mencerminkan sinergi antarbadan usaha milik negara (BUMN) dalam mendukung kelancaran distribusi produk ekspor nasional.

"Pengiriman ini merupakan pencapaian penting bagi INKA karena menunjukkan produk manufaktur perkeretaapian Indonesia tidak hanya digunakan di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional. Kami mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan dan Insan INKA yang telah mendukung kelancaran proses ini," ujar Sangap dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan kontrak tersebut menjadi bagian dari upaya INKA memperkuat daya saing industri perkeretaapian nasional, sekaligus memperluas kehadiran produk buatan Indonesia di pasar internasional.

Sangap menambahkan, pengiriman terbaru ini juga menandai berlanjutnya ekspansi INKA di kawasan Australia dan Selandia Baru. Hingga kini, perusahaan telah memasok lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan locomotive platform untuk mendukung operasional perkeretaapian di kedua negara tersebut.

Menurutnya, setiap kegiatan ekspor yang dilakukan INKA turut membawa nama baik Indonesia di mata dunia, sehingga diperlukan dukungan berbagai pihak agar perusahaan nasional semakin kompetitif.

Ia berharap pemerintah terus menghadirkan regulasi yang mendukung, mempercepat proses perizinan, serta memperkuat koordinasi lintas instansi agar komitmen kepada pelanggan internasional dapat dipenuhi dengan baik.

"Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional," kata Sangap.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN