757 SD di Kota Medan Laksanakan TKA Secara Mandiri, Dua Sekolah Menumpang

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Mujiono. (Foto: Susan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) perdana pada jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan mulai berlangsung pada hari ini, Senin (20/4/2026).
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Mujiono, menyebutkan, dari ratusan sekolah dasar di Kota Medan, hanya dua sekolah yang harus menumpang dalam pelaksanaan TKA perdana tahun ini. Sementara itu, sebanyak 757 sekolah lainnya telah siap melaksanakan secara mandiri.
Mujiono menjelaskan, dua sekolah tersebut menumpang bukan karena keterbatasan sarana dan prasarana, melainkan karena tidak memenuhi syarat akreditasi sehingga harus ditumpangkan ke sekolah lain.
Sejauh ini, lanjut Mujiono, persiapan pelaksanaan TKA di tingkat SD berjalan cukup baik. Dinas Pendidikan bersama sekolah disebut telah melaksanakan gladi resik sekitar sebulan sebelumnya, yang melibatkan siswa, guru, hingga proktor.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, hanya kita temukan beberapa hal, misalnya kendala di server. Dan kendala di server ini memang langsung dari kementerian,” katanya saat ditemui Mistar dalam kunjungannya ke salah satu SD negeri di Kota Medan, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, untuk kendala tersebut pihak daerah hanya bisa menunggu perbaikan dari pusat. Meski begitu, ia mengapresiasi inisiatif sekolah dalam mendukung pelaksanaan berbasis teknologi, terutama bagi siswa SD.
Mujiono menyebutkan, banyak guru dan kepala sekolah yang turut memfasilitasi perangkat seperti laptop agar siswa tidak perlu membawa sendiri.
“Sekolah memang sudah memfasilitasi. Misalnya sarana prasarana belum mendukung, kalau guru atau kepala sekolah ada laptop, dibawanya ke sekolah untuk memfasilitasi semua. Jadi anak-anak tidak membawa laptop lagi,” tuturnya.
Dalam pelaksanaan TKA tahun pertama ini, Mujiono berharap segala prosesnya dapat berjalan lancar tanpa memberikan tekanan bagi siswa. Ia mengingatkan agar ujian ini tidak menjadi beban, mengingat TKA ini bukanlah penentu kelulusan siswa.
“Janganlah ini menjadi beban ya, yang jadi misalnya anak-anak stres, jadi bingung semua. Ya laksanakan ini sebagai hal yang biasa,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa TKA pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, seperti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Pelaksanaan TKA pada jenjang SD ini akan berlangsung mulai 20 hingga 30 April 2026. Adapun jumlah peserta TKA tingkat SD di Kota Medan tahun ini mencapai 31.007 siswa yang berasal dari 759 sekolah. (hm25)
BERITA TERPOPULER



Prediksi Argentina vs Honduras: Albiceleste Diunggulkan Menang dalam Laga Pemanasan Piala Dunia 2026



















