Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Terungkap! Ruben Amorim Dipecat Manchester United Usai Konflik dengan Manajemen Klub

Mistar.idSelasa, 6 Januari 2026 18.32
journalist-avatar-top
terungkap_ruben_amorim_dipecat_manchester_united_usai_konflik_dengan_manajemen_klub

Ruben Amorim (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim setelah hubungan sang pelatih dengan manajemen klub memburuk. Keputusan pemecatan diambil kurang dari 24 jam setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United, yang menjadi laga terakhir Amorim bersama Setan Merah.

Pelatih asal Portugal itu disebut terlibat konflik serius dengan jajaran direksi klub, termasuk direktur sepak bola Jason Wilcox, dalam pertemuan internal menjelang pertandingan di Elland Road.

Ledakan Emosi di Ruang Rapat Jadi Titik Balik

Situasi memburuk ketika Amorim bereaksi keras saat sistem 3-4-3 andalannya dipertanyakan oleh manajemen. Dalam pertemuan tersebut, pihak klub awalnya ingin mengevaluasi perkembangan tim secara konstruktif. Namun, diskusi berubah menjadi tegang setelah Amorim merasa pendekatannya tidak mendapat dukungan penuh.

Ledakan emosi itu dinilai sebagai momen krusial yang membuat posisinya tidak lagi dapat dipertahankan. Pihak manajemen menilai hubungan kerja telah mencapai titik buntu.

Pernyataan Terbuka Amorim Perkeruh Keadaan

Ketegangan semakin meningkat usai laga kontra Leeds United. Dalam konferensi pers, Amorim secara terbuka mempertanyakan perannya di klub dan menegaskan bahwa dirinya direkrut sebagai manajer, bukan sekadar pelatih.

Ia menuntut kewenangan penuh dalam pengambilan keputusan, mulai dari struktur tim, perekrutan pemain, hingga kebijakan teknis lainnya. Pernyataan tersebut mengejutkan publik dan diyakini mempercepat keputusan pemecatan.

Sistem dan Transfer Jadi Sumber Masalah

Selama 14 bulan menukangi Manchester United, Amorim berusaha menerapkan filosofi permainan berbasis formasi 3-4-3. Namun, sistem tersebut kerap menuai kritik karena dinilai membingungkan pemain dan tidak menghasilkan konsistensi performa.

Meski klub mengucurkan dana besar pada bursa transfer musim panas 2025 untuk mendatangkan pemain serba bisa, komposisi skuad dianggap belum sepenuhnya cocok dengan kebutuhan taktik Amorim. Upaya penyesuaian sempat dilakukan dalam beberapa laga, tetapi sang pelatih kembali pada pendekatan awal ketika tekanan meningkat.

Manajemen akhirnya menilai bahwa proyek Amorim telah mencapai batas maksimal.

Keputusan Final di Tangan CEO

Chief executive Manchester United, Omar Berrada, menjadi sosok yang mengambil keputusan akhir. Ia mendapat laporan langsung dari Jason Wilcox dalam pertemuan manajemen pada Senin pagi, sebelum akhirnya memutuskan pemutusan kontrak.

Beberapa sumber internal bahkan menyebutkan bahwa Amorim telah siap berpisah dengan klub dan tidak berupaya meredakan situasi yang memanas.

Darren Fletcher Ditunjuk sebagai Pelatih Sementara

Sebagai langkah darurat, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara tim utama. Mantan gelandang Setan Merah itu akan memimpin tim saat bertandang ke markas Burnley dalam lanjutan Premier League.

Fletcher dipercaya untuk menjaga stabilitas ruang ganti hingga akhir musim 2025/2026, meski tidak masuk dalam daftar kandidat pelatih permanen.

Oliver Glasner Jadi Kandidat Kuat Pengganti

Manchester United disebut mulai menyiapkan pelatih baru untuk jangka panjang. Nama Oliver Glasner menguat sebagai kandidat utama, seiring kontraknya di Crystal Palace yang akan berakhir pada musim panas mendatang.

Klub berencana menunjuk manajer permanen setelah musim berakhir, dengan harapan memulai era baru yang lebih stabil di Old Trafford.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN