Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Prancis Siap Hadapi China di Final Thomas Cup 2026

Mistar.idMinggu, 3 Mei 2026 pukul 09.28 WIB
prancis_siap_hadapi_china_di_final_thomas_cup_2026

Thomas Cup 2026. (Foto: BWF)

news_banner

Denmark, MISTAR.ID

Pebulu tangkis tunggal Prancis, Toma Junior Popov, menegaskan kesiapannya menghadapi China pada final Thomas Cup 2026 yang digelar Minggu (3/5/2026) malam WIB. Ia tampil percaya diri meski lawan yang dihadapi merupakan salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia.

Toma menjadi bagian penting dari empat pemain tunggal tim Prancis, bersama Christo Popov, Alex Lanier, dan Enogat Roy, yang sukses membawa negaranya mencetak sejarah dengan menembus final untuk pertama kalinya.

Pemain berusia 27 tahun itu juga berperan sebagai penentu kemenangan saat semifinal. Ia menaklukkan HS Prannoy dan memastikan Prancis menang telak 3-0 atas India.

Meski akan tampil di partai puncak melawan China, Toma menilai pencapaian timnya sejauh ini sudah menjadi tonggak penting bagi bulu tangkis Prancis.

"Kami sudah menulis sejarah pada Selasa dengan menang atas Indoensia dan lolos [ke fase gugur], dan sekarang kami mencetak sejarah lagi, medali pertama di tim beregu," kata Toma, dilansir dari CNN Indonesia.

"Saat ini saya pikir kami sudah menancapkan tanda besar bagi Federasi Badminton Prancis dan Prancis itu sendiri di dunia badminton, bahwa kami datang, dan kami siap berjuang," ujarnya.

Sepanjang turnamen, Prancis mengandalkan strategi memainkan tiga sektor tunggal lebih dulu sebelum menurunkan dua ganda putra. Pendekatan ini tak lepas dari fleksibilitas pemain seperti Toma dan Christo yang bisa tampil di dua sektor.

Sesuai regulasi Badminton World Federation, pemain yang turun di dua nomor wajib memainkan laga tunggal terlebih dahulu, serta tidak diperbolehkan bertanding dalam dua partai secara beruntun. Aturan tersebut membuat strategi tiga tunggal di awal menjadi pilihan paling ideal bagi Prancis.

Menghadapi China di final, Prancis diperkirakan tetap mempertahankan pola yang sama demi menjaga peluang meraih gelar bersejarah. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN