Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Norwegia Tumbangkan Swedia 3-1! Nusa Bersinar, Strand Larsen Menggila di Duel Panas Skandinavia

Mistar.idSelasa, 2 Juni 2026 pukul 20.05 WIB
norwegia_tumbangkan_swedia_31_nusa_bersinar_strand_larsen_menggila_di_duel_panas_skandinavia

Ilustrasi, Norwegia Tumbangkan Swedia 3-1! Nusa Bersinar, Strand Larsen Menggila di Duel Panas Skandinavia. (foto:fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Norwegia menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kekuatan yang terus berkembang di kawasan Eropa Utara setelah menundukkan rival tradisionalnya, Swedia, dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga persahabatan internasional di Stadion Ullevaal, Selasa (2/6/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini tidak diraih dengan cara kebetulan. Sejak menit-menit awal, tim tuan rumah tampil lebih agresif, lebih terorganisasi, dan jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Swedia yang datang dengan sejumlah nama besar justru kesulitan mengimbangi intensitas permainan yang diperagakan skuad Norwegia.

Dua gol dari Jørgen Strand Larsen serta satu gol Antonio Nusa membawa Norwegia unggul tiga gol lebih dulu sebelum Alexander Isak memperkecil ketertinggalan pada babak kedua.

Awal Mimpi Buruk Swedia, Strand Larsen Membuka Keran Gol

Norwegia langsung menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Serangan mereka banyak dibangun melalui sisi kanan yang dihuni Julian Ryerson, sosok yang kemudian menjadi salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang pertandingan.

Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit kesembilan. Ryerson mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti yang disambut sundulan tajam Jørgen Strand Larsen. Bola mengarah ke sudut kiri bawah gawang dan gagal dijangkau Jacob Widell Zetterström.

Gol cepat itu membuat Norwegia semakin percaya diri, sementara Swedia terlihat kesulitan keluar dari tekanan.

Antonio Nusa Pamer Kualitas, Norwegia Menjauh

Hanya sembilan menit berselang, publik Ullevaal kembali bersorak.

Antonio Nusa menunjukkan kualitas individunya saat menerima umpan dari Sander Berge. Winger muda tersebut melakukan penetrasi dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan terukur yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Swedia.

Gol pada menit ke-18 itu menjadi cerminan permainan Norwegia sepanjang laga: cepat, langsung, dan sangat efektif dalam memanfaatkan ruang.

Kecepatan serta kemampuan menggiring bola yang dimiliki Nusa terus merepotkan lini belakang Swedia. Setiap kali mendapatkan ruang, pemain muda tersebut mampu menciptakan ancaman nyata.

Strand Larsen Lengkapi Babak Pertama Sempurna

Meski sempat menciptakan beberapa peluang melalui Gustaf Nilsson dan Anthony Elanga, Swedia gagal memanfaatkan momentum untuk bangkit.

Sebaliknya, Norwegia kembali menghukum kelengahan lawan pada menit ke-37.

Berawal dari situasi sepak pojok, Strand Larsen kembali menunjukkan insting predatornya di kotak penalti. Penyerang berpostur tinggi itu menyundul bola dari jarak dekat untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan sekaligus membawa Norwegia unggul 3-0 hingga turun minum.

Keunggulan tiga gol tersebut menjadi gambaran betapa dominannya Norwegia pada babak pertama, terutama dalam duel udara dan situasi bola mati.

VAR Dua Kali Jadi Sorotan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun. Norwegia melakukan rotasi besar-besaran dengan memasukkan sejumlah pemain baru untuk menguji kedalaman skuad.

Meski demikian, mereka tetap mampu menciptakan peluang berbahaya.

Pada menit ke-61, David Møller Wolfe sempat mencetak gol yang membuat skor menjadi 4-0. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside dalam proses terjadinya gol.

VAR kembali menjadi perhatian pada menit ke-80. Kali ini giliran Swedia yang merasa dirugikan setelah gol Sebastian Nanasi dibatalkan. Tayangan ulang menunjukkan sang pemain berada dalam posisi offside sebelum mencetak gol.

Dua keputusan tersebut memastikan skor tidak berubah dan menegaskan peran teknologi VAR dalam pertandingan yang berlangsung cukup terbuka ini.

Alexander Isak Tunjukkan Kelas Bintang

Di tengah sulitnya Swedia membangun serangan, Alexander Isak tetap mampu memperlihatkan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia.

Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-63, penyerang andalan Swedia itu langsung memberikan dampak signifikan.

Pada menit ke-76, Isak memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali umpan Mattias Svanberg. Dengan penyelesaian yang tenang dan akurat, ia melepaskan tembakan ke sudut kanan atas gawang yang tidak mampu dihentikan Ørjan Nyland.

Gol tersebut menjadi satu-satunya gol Swedia sekaligus bukti bahwa Isak tetap menjadi ancaman utama bagi lawan kapan pun ia berada di lapangan.

Julian Ryerson dan Antonio Nusa Jadi Kunci Permainan

Meski Strand Larsen layak mendapat sorotan berkat dua golnya, kemenangan Norwegia juga tidak lepas dari kontribusi luar biasa Julian Ryerson dan Antonio Nusa.

Ryerson menjadi motor serangan dari sisi kanan dengan kontribusi dua assist serta sejumlah umpan silang berbahaya yang terus mengacaukan pertahanan Swedia.

Sementara itu, Nusa tampil eksplosif sepanjang laga. Kecepatan, keberanian dalam duel satu lawan satu, serta kemampuannya mengeksploitasi ruang membuat pertahanan Swedia kesulitan menemukan solusi.

Performa keduanya menjadi gambaran bahwa Norwegia kini memiliki lebih banyak senjata selain hanya mengandalkan lini depan.

Generasi Emas Norwegia Semakin Menjanjikan

Di balik kemenangan ini, terdapat pesan yang lebih besar bagi sepak bola Norwegia.

Tim berjuluk Løvene kini tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain bintang. Mereka mulai menunjukkan struktur permainan yang matang, variasi serangan yang beragam, serta kedalaman skuad yang semakin kompetitif.

Pergantian banyak pemain pada babak kedua tidak membuat kualitas permainan turun drastis. Hal tersebut menjadi indikator positif bahwa regenerasi berjalan dengan baik dan fondasi tim semakin kuat.

Di sisi lain, Swedia masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Organisasi pertahanan yang mudah ditembus, transisi bertahan yang lambat, serta ketergantungan pada kualitas individu menjadi masalah yang terlihat jelas sepanjang pertandingan.

Norwegia Menang Meyakinkan, Swedia Pulang dengan Evaluasi

Kemenangan 3-1 atas rival tradisionalnya menjadi modal berharga bagi Norwegia untuk menatap agenda internasional berikutnya.

Jørgen Strand Larsen tampil sebagai bintang utama dengan dua gol, Antonio Nusa menunjukkan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Eropa, sementara Julian Ryerson menjadi arsitek di balik banyak peluang berbahaya.

Bagi Swedia, gol Alexander Isak menjadi satu-satunya hiburan dalam laga yang memperlihatkan perbedaan kualitas dan efektivitas permainan kedua tim.

Di Ullevaal, Norwegia tidak sekadar menang. Mereka mengirim pesan bahwa generasi emas yang tengah tumbuh kini semakin matang dan siap menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di panggung internasional.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN