Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Lecce vs Parma 1-2: Gol Bunuh Diri dan Dua Kartu Merah Hiasi Drama Serie A

Mistar.idMinggu, 11 Januari 2026 pukul 20.37 WIB
lecce_vs_parma_12_gol_bunuh_diri_dan_dua_kartu_merah_hiasi_drama_serie_a

Ilustrasi, Lecce vs Parma 1-2: Gol Bunuh Diri dan Dua Kartu Merah Hiasi Drama Serie A. (foto:fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Putaran ke-20 Serie A menghadirkan laga penuh drama di Stadio Ettore Giadiniero – Via del Mare, Minggu (11/1/2026) malam WIB. Lecce menjamu Parma dalam pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 1-2, diwarnai gol bunuh diri dan dua kartu merah yang menentukan.

Gol Kilat Lecce Bikin Terkejut

Nikola Stulic membuka skor hanya satu menit setelah kickoff, memanfaatkan umpan silang Lameck Banda. Tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti ini sempat membuat Lecce tampil dominan dan mengontrol jalannya laga.

Gol Bunuh Diri yang Mengubah Laga

Drama nyata terjadi pada menit ke-64. Tiago Gabriel secara malang membelokkan bola hasil umpan silang Adrián Bernabé menjadi gol bunuh diri, menyamakan skor 1-1. Momentum ini membuat Parma semakin percaya diri, sementara Lecce harus berjuang keras untuk mengembalikan keunggulan.

Mateo Pellegrino Bawa Parma Unggul

Delapan menit kemudian, striker Parma Mateo Pellegrino mencetak gol kemenangan lewat sundulan dekat tiang tengah hasil umpan Adrián Bernabé. Gol ini bertahan hingga peluit panjang meski Lecce berusaha menekan di menit-menit akhir.

Dua Kartu Merah Lecce Hiasi Laga

Laga ini semakin panas dengan keluarnya dua pemain Lecce. Lameck Banda mendapat kartu merah di babak pertama melalui keputusan VAR, sedangkan Kialonda Gaspar diusir pada menit-menit akhir karena violent conduct. Parma tetap disiplin meski beberapa pemain mereka menerima kartu kuning, termasuk Enrico Del Prato.

Fakta Menarik Lainnya

- Lecce melakukan beberapa pergantian penting untuk menambah daya serang, termasuk masuknya Riccardo Sottil dan Omri Gandelman.

- Gol kemenangan Parma dan beberapa peluang penting lahir dari situasi bola mati, menunjukkan efektivitas strategi set-piece mereka.

- Lecce beberapa kali nyaris membalikkan keadaan lewat percobaan Tiago Gabriel dan Konan N’Dri, tapi peluang mereka tinggi atau berhasil diblok.

Kesimpulan: Pertandingan Lecce vs Parma menjadi contoh dramatis Serie A: gol cepat, gol bunuh diri, kartu merah, dan keputusan taktis yang menentukan hasil. Kemenangan 2-1 membawa Parma meraih poin penting, sementara Lecce harus menelan pil pahit di kandang sendiri. Laga ini membuktikan betapa cepatnya momentum dapat berubah dalam sepakbola Italia.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN