Karel Mainaky Tetapkan Tiga Ganda Putri Prioritas Menuju Olimpiade 2028

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. (foto: detik/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Penampilan menjanjikan para ganda putri Indonesia di Indonesia Open 2026 semakin menguatkan keyakinan pelatih kepala ganda putri PBSI, Karel Mainaky, dalam menentukan pasangan yang diproyeksikan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Tiga pasangan yang menjadi fokus pembinaan adalah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Pada Indonesia Open 2026, Rachel/Febi berhasil menembus babak semifinal. Sementara Fadia/Tiwi dan Ana/Trias melaju hingga perempatfinal.
Karel mengatakan keputusan tersebut sebenarnya sudah dibuat sebelum turnamen berlangsung. Menurutnya, perkembangan dan performa ketiga pasangan itu menjadi dasar utama dalam menentukan arah pembinaan menuju Olimpiade.
"Saya sudah menyampaikan kepada mereka bahwa apa pun hasilnya, fokus saya tetap pada tiga pasangan ini untuk target Olimpiade," ujar Karel saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.
Sementara itu, pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari belum masuk dalam proyeksi utama. Karel menegaskan keputusan terkait pasangan tersebut masih akan dibahas bersama pelatih ganda putri lainnya, Nitya Krishinda Maheswari.
Menurut Karel, evaluasi masih diperlukan sebelum menentukan langkah selanjutnya bagi Apri/Lanny. Ia tidak ingin mengambil keputusan secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan berbagai aspek.
Khusus untuk Lanny, Karel meminta pemain tersebut tetap fokus pada peningkatan kemampuan individu. Ia menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Meski demikian, Karel mengapresiasi sikap Lanny yang dinilai cukup dewasa dalam menerima kondisi tersebut. Ia menyadari adanya pertanyaan dan rasa penasaran dari sang pemain, namun sejauh ini Lanny tetap berusaha menjalani proses yang ada.
Karel juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju Olimpiade masih panjang. Karena itu, konsistensi menjadi faktor penting yang harus terus dijaga oleh para atlet.
Menurutnya, keberhasilan meraih hasil bagus dalam satu atau dua turnamen belum cukup untuk menjamin tempat di Olimpiade. Para pemain harus mampu mempertahankan performa terbaik secara berkelanjutan dalam berbagai ajang internasional.
PREVIOUS ARTICLE
Ginting Terhenti di Babak Pertama Australian Open 2026BERITA TERPOPULER




















