Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Juventus Tekuk Genoa 2-0, Di Gregorio Jadi Pahlawan di Allianz Stadium

Mistar.idSelasa, 7 April 2026 pukul 07.37 WIB
juventus_tekuk_genoa_20_di_gregorio_jadi_pahlawan_di_allianz_stadium

Ilustrasi, Juventus Tekuk Genoa 2-0, Di Gregorio Jadi Pahlawan di Allianz Stadium. (foto:ferry/uefa/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pertarungan pekan ke-31 Serie A di Allianz Stadium menjadi panggung pernyataan tegas Juventus. Bianconeri menundukkan Genoa dengan skor 2-0, sekaligus menjaga asa menembus zona Liga Champions musim ini.

Dua gol cepat di babak pertama dan penyelamatan penalti krusial di paruh kedua menjadi kunci kemenangan tuan rumah dalam laga yang sarat tekanan.

Start Kilat, Bremer Buka Keunggulan

Juventus langsung tampil agresif sejak menit awal. Baru empat menit laga berjalan, Gleison Bremer membawa tuan rumah unggul. Sundulan bek Brasil itu, memanfaatkan flick-on Lloyd Kelly dari situasi bola mati, sempat mengenai Johan Vasquez sebelum mengecoh kiper Genoa, Justin Bijlow.

Gol cepat tersebut mengubah arah pertandingan. Juventus tampil dominan, menguasai bola dan memaksa Genoa bertahan dalam tekanan.

Serangan Balik Mematikan, McKennie Gandakan Skor

Keunggulan Juventus bertambah pada menit ke-17 lewat skema serangan balik cepat. Weston McKennie menyelesaikan umpan tarik matang Francisco Conceicao dengan sepakan terarah ke sudut bawah gawang.

Gol ini mempertegas efektivitas transisi Juventus. Dalam situasi Genoa mencoba naik menyerang, Bianconeri justru menghukum lewat serangan terstruktur dan cepat.

Sebelum turun minum, Juventus hampir menambah gol. McKennie sempat gagal memaksimalkan peluang jarak dekat, sementara sepakan Conceicao tipis melebar dari sasaran.

Babak Kedua: Tekanan Genoa dan Drama VAR

Memasuki babak kedua, Genoa tampil lebih berani. Tim asuhan Daniele De Rossi mulai meningkatkan intensitas serangan dan lebih banyak menguasai bola.

Momentum krusial hadir pada menit ke-75. Pelanggaran Bremer terhadap Aarón Martín awalnya dinilai terjadi di luar kotak penalti. Namun setelah tinjauan VAR yang cukup panjang, wasit mengubah keputusan menjadi penalti untuk Genoa.

Aarón Martín maju sebagai eksekutor, tetapi Michele Di Gregorio—yang masuk menggantikan Mattia Perin saat jeda—tampil sebagai pahlawan. Ia menepis penalti tersebut dengan sempurna, bahkan kembali menggagalkan peluang Martin dalam situasi lanjutan beberapa detik kemudian.

Penyelamatan beruntun itu menjadi titik balik yang memastikan Juventus tetap menjaga keunggulan dua gol.

Statistik dan Dampak Klasemen

Secara keseluruhan, Juventus mencatatkan 2,2 expected goals (xG), sementara Genoa menghasilkan 1,37 xG. Jonathan David juga sempat membentur tiang gawang, memperlihatkan bahwa tuan rumah tetap berbahaya hingga akhir laga.

Kemenangan ini membuat Juventus tetap berada di posisi kelima klasemen, namun kini hanya terpaut satu poin dari zona empat besar setelah pesaing terdekat mereka gagal meraih kemenangan.

Sementara itu, Genoa tertahan di peringkat ke-14 dan harus waspada agar tidak terseret kembali ke zona degradasi usai dua kekalahan beruntun.

Ujian Berikutnya

Juventus selanjutnya akan menghadapi laga berat tandang ke Bergamo melawan Atalanta, pertandingan yang bisa menjadi penentu arah musim mereka. Tanpa McKennie yang terkena akumulasi kartu, kedalaman skuad akan kembali diuji.

Namun dengan performa solid dan mentalitas yang ditunjukkan di Allianz Stadium, Juventus mengirim sinyal jelas: perburuan tiket Liga Champions masih sangat terbuka.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN