Sunday, October 4, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Javi dan Phillerson, Sepasang Taji Kinantan yang Lama Hilang

Mistar.idMinggu, 4 Oktober 2026 pukul 12.42 WIB
javi_dan_phillerson_sepasang_taji_kinantan_yang_lama_hilang

Javier Siverio (kiri) dan Phillerson Oliveira (kanan) menjadi duet mematikan lini depan PSMS Medan musim ini. (Foto: PSMS Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - "Bagai kinantan hilang taji", PSMS Medan sempat melalui masa-masa stagnan bermain tanpa sosok tajam di lini depannya.

Padahal, sejak dulu klub yang berdiri pada 1950 ini memiliki catatan tinta emas sebagai tim yang memiliki para penyerang berkualitas.

Rekaman memori indah itu bukan hanya ketika melahirkan putra daerah. PSMS juga sering menemukan sang ujung tombak dari luar daerah maupun penyerang asing yang andal.

Era demi era dilalui, para penyerang haus gol pun selalu ada di setiap masanya. Dulu PSMS memiliki nama-nama seperti Ramli Yatim hingga "Si Kepala Emas" Tumsila di lini depan.

Di era modern, Skuad Ayam Kinantan juga memiliki Saktiawan Sinaga. Belum lagi saat pemain asing mulai bergerilya di Liga Indonesia, PSMS punya James Koko Lomell, Cristian Carrasco hingga Osas Saha.

Nama-nama di atas tentunya hanya sebagian kecil dari banyaknya "Taji Kinantan" yang tajam dari zaman ke zaman.

Sejak terakhir terjungkal dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada 2018 silam, PSMS tampaknya sangat kesulitan dalam menciptakan maupun mendatangkan penyerang-penyerang yang tajam seperti dahulu.

Ketajaman itu berangsur mulai hadir kembali sejak kedatangan Juninho Cabral, penyerang asing asal Brasil pada 2024, dan bomber Argentina Felipe Cadenazzi pada tahun berikutnya.

Juninho berhasil mengemas 14 gol untuk PSMS selama satu musim. Sementara Cadenazzi mencatatkan 12 gol semusim. Namun, di akhir musim catatan itu hanya menjadi capaian pribadi. Keganasannya gagal mengantarkan PSMS promosi. Bahkan, Ayam Kinantan hanya bisa mengakhiri musim di papan tengah klasemen.

Javi-Phillerson dan Keraguan Publik

Memasuki musim baru 2026-2027, secara mengejutkan PSMS mendatangkan dua penyerang asing yang bahkan belum pernah mencicipi persepakbolaan Indonesia. Keduanya adalah Javi Siverio dan Phillerson Oliveira.

Javi adalah penyerang asal Spanyol yang terakhir kali bermain di Liga India. Sementara Phillerson datang dari Negeri Samba dengan status pemain Liga Thailand. Datang dengan nihil pengalaman di Liga Indonesia, tidak sedikit publik mempertanyakan kemampuan keduanya.

Bisakah mereka beradaptasi? Akankah mereka lebih baik dari yang sebelumnya? Pertanyaan serupa turut meramaikan kolom komentar media sosial PSMS Medan.

Hingga kompetisi musim ini berlangsung, laga perdana menghadapi Sumsel United menjadi panggung keduanya. Mereka berhasil menyumbangkan masing-masing satu gol untuk PSMS Medan meski hasil akhir harus ditutup dengan skor imbang.

Duet keduanya pun kembali dipercaya oleh Pelatih Eko Purdjianto di laga pekan kedua menghadapi Persiku Kudus. PSMS saat itu menang telak 6-0 di rumah sendiri. Mengejutkannya, lima dari enam gol justru berasal dari Javi dan Phillerson.

Phillerson sukses menciptakan gol melalui tendangan bebasnya, sementara Javi berhasil membungkam siapa saja yang meragukan dengan hat-tricknya. Publik yang semula meragukan mulai berangsur mengagumi duo lini depan PSMS ini.

Kepercayaan pelatih pun semakin meningkat untuk kembali menurunkan keduanya. Laga tandang pekan ketiga dihadapi Skuad Ayam Kinantan di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi. Sempat mengalami kebuntuan, Javi kembali berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Gol semata wayangnya berhasil mengamankan tiga poin untuk PSMS Medan. Terbaru, keduanya juga beraksi di hadapan tim papan atas musim ini, yakni Persikad Depok. Skor 4-0 berasal dari tendangan bebas Phillerson dan hat-trick kedua Javi di musim ini.

"Aku hanya berharap bisa terus mencetak gol di setiap laga untuk PSMS Medan," ungkap Javi saat diwawancarai 3 Oktober 2026.

Halaman:


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN