Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Haiti Hancurkan Selandia Baru 4-0! Frantzdy Pierrot Jadi Aktor Utama, Les Grenadiers Tampil Menggila

Mistar.idRabu, 3 Juni 2026 pukul 16.14 WIB
haiti_hancurkan_selandia_baru_40_frantzdy_pierrot_jadi_aktor_utama_les_grenadiers_tampil_menggila

Ilustrasi, Haiti Hancurkan Selandia Baru 4-0! Frantzdy Pierrot Jadi Aktor Utama, Les Grenadiers Tampil Menggila. (foto:fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Haiti vs Selandia Baru dalam laga persahabatan internasional di Chase Stadium, Rabu (3/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk Les Grenadiers. Tim asal Karibia itu tampil dominan sejak menit awal hingga peluit panjang berbunyi, sementara The All Whites dibuat tidak berkutik menghadapi intensitas permainan lawan.

Empat gol Haiti dicetak oleh Ruben Providence, Lenny Joseph, Frantzdy Pierrot, dan Duke Lacroix. Menariknya, kemenangan besar ini tidak hanya menunjukkan ketajaman lini depan Haiti, tetapi juga memperlihatkan soliditas permainan kolektif yang membuat Selandia Baru kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.

Ruben Providence Membuka Jalan Kemenangan Haiti

Haiti langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Dengan pressing tinggi dan pergerakan agresif di area sepertiga akhir lapangan, Les Grenadiers mampu memaksa Selandia Baru lebih banyak bertahan.

Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-12. Berawal dari umpan matang Wilson Isidor, Ruben Providence sukses menuntaskan peluang dengan penyelesaian klinis yang membawa Haiti unggul 1-0.

Gol cepat itu semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Haiti. Mereka terus mendominasi penguasaan bola dan memaksa lini belakang Selandia Baru bekerja keras menghalau gelombang serangan yang datang silih berganti.

Di sisi lain, The All Whites terlihat kesulitan menemukan ritme permainan. Upaya membangun serangan dari lini belakang kerap terhenti akibat tekanan agresif yang diterapkan Haiti.

Keunggulan 1-0 untuk Haiti bertahan hingga jeda pertandingan.

Babak Kedua Jadi Panggung Dominasi Les Grenadiers

Selepas turun minum, Haiti tidak mengendurkan tekanan. Sebaliknya, mereka tampil lebih agresif dan langsung menambah keunggulan pada menit ke-51.

Kali ini giliran Lenny Joseph yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist Frantzdy Pierrot. Gol tersebut menjadi bukti efektifnya kombinasi lini depan Haiti yang terus merepotkan pertahanan lawan.

Selandia Baru berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, organisasi pertahanan Haiti tampil disiplin dan mampu menutup ruang gerak para pemain depan lawan.

Saat pertandingan memasuki menit ke-62, Haiti kembali menghukum kelengahan lawannya. Frantzdy Pierrot yang sebelumnya memberikan assist kini ikut mencetak gol setelah menerima umpan dari Carlens Arcus. Skor berubah menjadi 3-0 dan praktis menempatkan Haiti dalam posisi yang sangat nyaman.

Meski sudah unggul tiga gol, Les Grenadiers tetap bermain menyerang. Mereka tidak memberikan kesempatan bagi Selandia Baru untuk bangkit ataupun menciptakan momentum.

Dominasi tersebut akhirnya ditutup oleh Duke Lacroix pada menit ke-87. Golnya memastikan kemenangan meyakinkan 4-0 sekaligus mengakhiri malam sempurna bagi Haiti di Chase Stadium.

Frantzdy Pierrot, Mesin Serangan yang Sulit Dihentikan

Di antara banyaknya pemain yang tampil impresif, nama Frantzdy Pierrot layak mendapat sorotan khusus. Penyerang berpengalaman itu menjadi motor serangan Haiti dengan kontribusi satu gol dan satu assist.

Pierrot tidak hanya efektif saat berada di kotak penalti, tetapi juga aktif membuka ruang, menghubungkan permainan antarlini, serta menjadi target utama dalam berbagai skema serangan. Kehadirannya membuat lini belakang Selandia Baru terus berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

Performa tersebut menjadikan Pierrot sebagai salah satu faktor utama di balik kemenangan besar Haiti.

Fakta Menarik dari Kemenangan Haiti

Kemenangan atas Selandia Baru menghadirkan sejumlah catatan menarik. Haiti berhasil mencetak empat gol melalui empat pemain berbeda, menunjukkan bahwa ancaman mereka tidak bergantung pada satu sosok saja.

Selain itu, tiga dari empat gol yang tercipta lahir melalui assist, menegaskan kuatnya kerja sama tim dalam membangun serangan. Frantzdy Pierrot menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencatatkan gol sekaligus assist dalam laga ini.

Yang tidak kalah menarik, Haiti sudah memimpin sejak menit ke-12 dan tidak pernah memberikan peluang bagi Selandia Baru untuk kembali ke dalam pertandingan. Kontrol permainan mereka berlangsung nyaris sempurna selama 90 menit.

Haiti Menunjukkan Identitas Permainan yang Semakin Matang

Lebih dari sekadar kemenangan besar, hasil ini memperlihatkan perkembangan signifikan dalam struktur permainan Haiti. Les Grenadiers tampil dengan organisasi yang rapi, transisi menyerang yang cepat, serta kemampuan memanfaatkan ruang kosong secara efektif.

Koordinasi antarlini terlihat semakin matang. Para pemain mampu bergerak dinamis, bertukar posisi, dan menciptakan variasi serangan yang sulit diantisipasi lawan. Inilah yang membuat pertahanan Selandia Baru berkali-kali kehilangan bentuk dan akhirnya kebobolan empat gol.

Sebaliknya, The All Whites menunjukkan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi. Kesulitan menghadapi pressing tinggi dan kurangnya kreativitas saat memasuki area final menjadi persoalan yang tampak jelas sepanjang pertandingan.

Bagi Haiti, kemenangan ini menjadi sinyal positif menjelang agenda kompetitif berikutnya. Jika mampu mempertahankan konsistensi performa seperti ini, Les Grenadiers berpotensi menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di kawasan CONCACAF.

Hasil Akhir: Haiti 4-0 Selandia Baru

Gol:

- Ruben Providence (12')

- Lenny Joseph (51')

- Frantzdy Pierrot (62')

- Duke Lacroix (87').

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN