Drama Old Trafford: Brighton Hancurkan Man United 2-1 di FA Cup

Ilustrasi, Drama Old Trafford: Brighton Hancurkan Man United 2-1 di FA Cup. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Manchester United harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari Piala FA 2025/2026 usai kalah 2-1 dari Brighton & Hove Albion di kandang sendiri, Old Trafford, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi kejutan besar bagi tuan rumah, yang tampil dominan sepanjang pertandingan namun gagal menembus pertahanan rapat lawan.
Pertandingan baru berjalan 12 menit, Brighton langsung memimpin lewat Brajan Gruda. Berawal dari serangan cepat, Yasin Kadioglu memberi umpan matang kepada Danny Welbeck, yang kemudian dikonversi menjadi gol rebound oleh Gruda. Skor 1-0 ini membuat Old Trafford terdiam dan memberi sinyal bahwa Brighton siap memberikan perlawanan sengit.
Di menit ke-64, Welbeck, mantan pemain Manchester United, menggandakan keunggulan Brighton dengan tembakan kaki kiri keras ke pojok atas gawang Lammens, menegaskan dominasi Seagulls dalam memanfaatkan peluang terbuka.
United baru membalas pada menit ke-85. Dari tendangan sudut Bruno Fernandes, Benjamin Sesko menanduk bola masuk ke gawang Brighton, membuat skor menjadi 2-1. Gol ini sempat memunculkan harapan bagi tuan rumah, tetapi drama berlanjut saat Shea Lacey dikartu merah di menit ke-89 karena membuang-buang bola frustrasi, memaksa United bermain dengan 10 pemain di sisa waktu tambahan.
Selain gol dan drama kartu, pertandingan ini menampilkan statistik menarik:
- Cunha mencatat tiga percobaan dan dua peluang tercipta dari 13 operan di sepertiga akhir lapangan.
- United mendominasi penguasaan bola (72% setelah gol Brighton), namun gagal memanfaatkan banyak peluang.
- Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi United ketika tertinggal lebih dari satu gol di FA Cup sejak perempat final 2020-21.
Dengan hasil ini, Brighton memastikan tiket ke babak keempat FA Cup, sementara United harus mengevaluasi efektivitas lini depan dan strategi mereka di laga-laga mendatang. Kekalahan di kandang sendiri ini menjadi peringatan keras bahwa dominasi di papan atas tidak menjamin sukses di ajang Piala FA.
(fotmob/ai/hm27)
























