Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Drama Gol Cepat dan Bunuh Diri! Babak Pertama Galatasaray vs Atletico Madrid Berakhir 1-1

Mistar.idKamis, 22 Januari 2026 pukul 02.07 WIB
drama_gol_cepat_dan_bunuh_diri_babak_pertama_galatasaray_vs_atletico_madrid_berakhir_11

Salah satu adegan dalam pertandingan antara Galatasaray vs Atletico Madrid pada babak pertama. (foto:reuters/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Galatasaray dan Atletico Madrid menyajikan duel sengit penuh drama pada babak pertama lanjutan Liga Champions 2025/2026 di RAMS Park, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Hingga turun minum, skor imbang 1-1, setelah gol cepat Atletico Madrid dibalas gol bunuh diri yang mengubah arah pertandingan.

Bermain di bawah tekanan publik Istanbul, Galatasaray tampil berani menghadapi Atletico yang datang dengan status favorit dan ambisi mengunci tiket ke babak 16 besar.

Atletico Madrid Menggebrak Sejak Awal

Atletico Madrid langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal. Hasilnya terlihat cepat. Baru berjalan empat menit, tim tamu sudah unggul lewat Giuliano Simeone.

Gol bermula dari serangan beruntun Atletico yang membuat Galatasaray gagal keluar dari tekanan. Matteo Ruggeri mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kiri, disambut tandukan keras Simeone yang tak mampu dihalau kiper Ugurcan Cakir. Gol ini sekaligus menegaskan reputasi Atletico sebagai salah satu tim paling tajam di babak pertama Liga Champions musim ini.

Keunggulan cepat tersebut membuat Atletico tampil lebih percaya diri, dengan Julian Alvarez dan Alexander Sorloth beberapa kali mengancam lewat transisi cepat.

Tekanan Galatasaray Berbuah Gol Bunuh Diri

Tertinggal satu gol tak membuat Galatasaray kehilangan arah. Anak asuh Okan Buruk justru meningkatkan intensitas permainan. Leroy Sane tampil menonjol lewat dribel dan penetrasi dari sisi kanan, didukung pergerakan agresif Roland Sallai dan Baris Alper Yilmaz.

Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20. Sallai sukses menusuk hingga ke byline dan mengirimkan umpan tarik rendah ke area berbahaya. Namun, upaya sapuan Marcos Llorente justru berujung petaka. Bola mengenai kakinya sendiri dan meluncur masuk ke gawang Jan Oblak, mengubah skor menjadi 1-1.

Gol bunuh diri ini mengangkat moral Galatasaray dan membakar semangat pendukung tuan rumah.

Peluang Silih Berganti, Tempo Kian Panas

Setelah skor imbang, laga berjalan semakin terbuka. Atletico nyaris kembali unggul melalui peluang Julian Alvarez dan Giuliano Simeone, namun penyelesaian akhir belum menemui sasaran. Di sisi lain, Galatasaray juga mendapat peluang emas jelang turun minum, ketika Baris Alper Yilmaz gagal memanfaatkan umpan matang di depan gawang dan justru mengirimkan bola jauh di atas mistar.

Pertandingan turut diwarnai duel keras dan emosi tinggi. Insiden antara Victor Osimhen dan Marc Pubill memicu ketegangan di lapangan, yang berujung kartu kuning untuk kedua pemain. Thiago Almada juga mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras di menit-menit akhir babak pertama.

Hingga wasit meniup peluit turun minum, skor 1-1 tetap bertahan, mencerminkan keseimbangan permainan kedua tim.

Babak Kedua Jadi Penentuan

Hasil imbang di babak pertama membuat laga dipastikan masih terbuka lebar. Galatasaray memiliki keunggulan dukungan penuh publik RAMS Park, sementara Atletico Madrid tetap berbahaya berkat pengalaman dan kedalaman skuad, termasuk opsi pemain bintang di bangku cadangan.

Babak kedua diprediksi berlangsung lebih panas dan menentukan, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal demi mengamankan posisi di klasemen Liga Champions.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN