Barcelona Tumbangkan Getafe 2-0, Selangkah Lagi Kunci Gelar LaLiga

Ilustrasi, Barcelona Tumbangkan Getafe 2-0, Selangkah Lagi Kunci Gelar LaLiga. (foto:wikipedia/ferry/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Dominasi FC Barcelona di LaLiga musim ini semakin tak terbendung. Bertandang ke markas Getafe CF di Estadio Coliseum, Sabtu (25/4/2026) malam WIB, Blaugrana sukses mengamankan kemenangan 2-0 dalam laga pekan ke-32.
Hasil ini bukan sekadar tiga poin. Pasukan Hansi Flick kini unggul 11 poin di puncak klasemen, membuat jalan menuju gelar juara semakin terbuka lebar.
Sejak awal laga, Barcelona sebenarnya tidak langsung tampil dominan. Getafe memberikan perlawanan sengit dengan pressing agresif dan disiplin dalam menjaga lini pertahanan. Bahkan, tuan rumah sempat membuat alur permainan Barcelona tersendat sepanjang babak pertama.
Namun, seperti tim besar pada umumnya, Barcelona tahu kapan harus menghukum. Tepat di penghujung babak pertama, kombinasi brilian lini tengah menjadi pembeda. Pedri mengirim umpan terobosan yang memecah pertahanan, disambut dingin oleh Fermín López untuk membuka keunggulan.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Getafe yang sebelumnya tampil solid.
Memasuki babak kedua, Barcelona mulai mengambil alih kendali penuh permainan. Sirkulasi bola lebih rapi, pergerakan antar lini semakin cair, dan tekanan terus meningkat ke pertahanan tuan rumah.
Perubahan taktik dari bangku cadangan juga menjadi faktor kunci. Masuknya Marcus Rashford memberi dimensi baru dalam serangan—kecepatan dan direct play yang sulit diantisipasi.
Gol kedua pun lahir dari skema serangan balik cepat. Robert Lewandowski mengirim umpan terukur yang menembus lini belakang Getafe, diselesaikan sempurna oleh Rashford pada menit ke-74.
Setelah gol tersebut, ritme pertandingan cenderung menurun. Getafe sempat mencoba bangkit, namun tidak mampu menciptakan peluang berarti. Bahkan, mereka gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga—sebuah bukti kokohnya lini pertahanan Barcelona.
Di sisi lain, Barcelona sebenarnya berpeluang menambah gol di masa injury time, namun peluang emas dari Marc Casadó justru melambung di atas mistar.
Meski begitu, kemenangan 2-0 sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan kualitas mereka.
Secara statistik, Barcelona mencatat expected goals (xG) sebesar 1,84, jauh lebih unggul dibanding Getafe yang hanya 0,63. Angka tersebut menegaskan efektivitas sekaligus dominasi tim tamu, terutama di babak kedua.
Selain itu, kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Barcelona yang telah mencetak 17 gol dari pemain pengganti sepanjang musim—terbanyak di LaLiga.
Baca Juga: Hasil Perempat Final Liga Champions: Meski Kalahkan Atletico 2-1, Barcelona Gagal ke Semifinal
Dalam laga ini, wasit juga mengeluarkan empat kartu kuning. Dua untuk Getafe, masing-masing kepada Djené Dakonam dan Mario Martín, serta dua untuk Barcelona yang diterima Jules Koundé dan Gavi.
Kemenangan ini memperlihatkan wajah baru Barcelona di era Flick—bukan hanya dominan dalam penguasaan bola, tetapi juga tajam dalam transisi dan disiplin saat bertahan.
Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin gelar LaLiga akan segera kembali ke genggaman mereka dalam waktu dekat.
Sementara itu, Getafe harus segera berbenah sebelum menghadapi Rayo Vallecano pada pekan berikutnya. Adapun Barcelona akan melanjutkan tren positif mereka saat bertandang ke markas CA Osasuna.
(fotmob/ai/hm27)





















