Wednesday, July 15, 2026
home_banner_first
NEWS ROOM

Newsroom: Kasus Dugaan Penganiayaan di Dolok Masihul, Subdenpom Tebingtinggi Gelar Olah TKP

Mistar.idKamis, 26 Februari 2026 pukul 16.00 WIB
newsroom_kasus_dugaan_penganiayaan_di_dolok_masihul_subdenpom_tebingtinggi_gelar_olah_tkp

Newsroom: Kasus Dugaan Penganiayaan di Dolok Masihul, Subdenpom Tebingtinggi Gelar Olah TKP

Newsroom: Kasus Dugaan Penganiayaan di Dolok Masihul, Subdenpom Tebingtinggi Gelar Olah TKP

news_banner

Serdang Bedagai, MISTAR.ID

Subdenpom 1/1 Tebingtinggi melakukan olah tempat kejadian perkara dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum TNI BKO di PTPN IV Regional I Kebun Sarang Ginting, Selasa (24/2/2026). Olah TKP berlangsung di Dusun IV, Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai.

Edi Saputra, 51 tahun, warga Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, selaku pelapor, memperagakan langsung peristiwa yang dialaminya. Ia didampingi kuasa hukumnya saat proses berlangsung.

Kuasa hukum Edi, Joko Pramono SH dan Alamsyah SH, menyampaikan bahwa olah TKP merupakan bagian dari rangkaian penyidikan Subdenpom atas laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di pinggir jalan Desa Kota Tengah.

Saat itu, Edi mengendarai sepeda motor ketika diduga ditendang oleh oknum TNI berinisial B hingga terjatuh. Setelah terjatuh, ia mengaku diinjak dan dipukuli. Peristiwa tersebut disebut turut disaksikan warga sekitar, termasuk kepala dusun setempat.

Peristiwa ini diduga dipicu tuduhan pengambilan karet sekitar 20 kilogram yang disebut milik PTPN IV Kebun Sarang Ginting.

Akibat kejadian itu, Edi mengalami luka pada bagian hidung kiri hingga kesulitan bernapas. Empat giginya copot, pelipis kiri mengalami luka, mata kiri mengalami gangguan penglihatan, serta bagian belakang kepala bengkak.

Menurut Edi, oknum TNI tersebut juga sempat memperlihatkan dan mengokang senjata api jenis FN di hadapannya.

Saat ini, penanganan perkara masih berproses di Subdenpom 1/1 Tebingtinggi. (hm21).



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN