Saturday, June 13, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Prabowo Panggil Dudung dan Luhut ke Istana, Bahas Pertahanan dan Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Mistar.idRabu, 22 April 2026 10.18
journalist-avatar-top
prabowo_panggil_dudung_dan_luhut_ke_istana_bahas_pertahanan_dan_ekonomi_di_tengah_ketidakpastian_global

Presiden Prabowo Subianto memanggil Penasihat Khusus Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurahman dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan ke Istana Merdeka, pada Selasa (21/4). (Foto: Antara)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan dua tokoh penting negara di Istana Merdeka pada Selasa (21/4/2026). Dua tokoh yang hadir yakni Penasihat Khusus Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam dua sesi terpisah dan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pertahanan hingga kondisi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Setibanya di Istana, Dudung mengaku tidak mengetahui secara spesifik agenda yang akan dibahas. Namun, ia menyebut bahwa sebagai penasihat presiden, dirinya kerap diminta memberikan masukan terkait berbagai isu strategis. Ia mengisyaratkan bahwa pembahasan kemungkinan mencakup situasi pertahanan nasional serta perkembangan geopolitik internasional yang dinamis, termasuk isu kerja sama pertahanan dan dinamika wilayah udara yang berkaitan dengan hukum internasional.

Sementara itu, dalam pertemuan terpisah, Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai masih stabil di tengah tekanan global. Pemerintah disebut tetap menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Pembahasan juga mencakup penguatan daya beli masyarakat, stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta percepatan digitalisasi pemerintahan.

Salah satu fokus penting lainnya adalah pengembangan sistem digitalisasi bantuan sosial yang saat ini sedang diuji di beberapa daerah, termasuk Banyuwangi. Program ini rencananya akan diperluas ke puluhan kabupaten/kota dengan tujuan meningkatkan transparansi serta memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Di sisi lain, pemerintah juga menyoroti peluang ekonomi di tengah ketidakpastian global, termasuk upaya menarik investasi asing, khususnya dari kawasan Timur Tengah. Penguatan ekosistem keuangan nasional menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Pertemuan ini mencerminkan fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas dua sektor utama, yaitu pertahanan dan ekonomi. Di tengah dinamika geopolitik dunia, Indonesia berupaya memperkuat ketahanan nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil dan berkelanjutan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN