Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

WFH di Sektor Pelayanan Kesehatan, Ini Tanggapan IAKMI Sumut

Mistar.idSelasa, 31 Maret 2026 11.16
AN
BS
wfh_di_sektor_pelayanan_kesehatan_ini_tanggapan_iakmi_sumut

Ilustrasi Work From Home (WFH). (Foto: Istimewa)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sumatera Utara (Sumut), Destanul Aulia, S.KM, menanggapi wacana kebijakan Work From Home (WFH) di berbagai instansi, khususnya bidang layanan kesehatan.

Destanul mengatakan, bidang pelayanan kesehatan di rumah sakit (RS) maupun tempat lainnya memiliki karakteristik yang berbeda karena menyangkut layanan esensial kepada masyarakat.

"Tren WFH memang menjadi bagian strategis global untuk mendorong organisasi lebih hemat, fleksibel, dan produktif. Namun, bidang layanan kesehatan seperti di RS tidak bisa sepenuhnya mengikuti logika itu," ujarnya kepada Mistar, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut, Destanul mengatakan layanan kesehatan di RS masuk kategori essential services yang tidak dapat ditunda pelayanannya dan sangat bergantung pada kehadiran fisik tenaga medis di lapangan.

Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat USU itu menegaskan, apabila skema kerja terlalu fleksibel diterapkan tanpa mempertimbangkan aspek tertentu, maka risiko terhadap pasien akan meningkat.

"Sehingga kehadiran dan adanya tenaga kesehatan secara langsung di lokasi (RS) menjadi kunci untuk menjaga antara aspek kesinambungan pelayanan dan aspek keselamatan pasien itu sendiri," tuturnya.

Ia mencontohkan, apabila terdapat pasien stroke yang datang melalui layanan Instalasi Gawat Darurat dalam golden period (rentang waktu kritis), namun tim medis tidak standby di lokasi, maka keselamatan pasien dan kinerja organisasi menjadi taruhannya. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN